oleh

Melalui IKADI Sulteng, Pemkot Depok Resmikan dan Serahkan Gedung Sekolah Untuk Palu dan Donggala

 

SiaranJabodetabek.com – Sebagai bentuk kepedulian atas musibah gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu pada akhir September 2018 lalu, Pemerintah Kota Depok memberikan bantuan bangunan baru gedung sekolah sebanyak 11 unit. Bangunan dalam bentuk permanen dan semi permanen tersebut dibangun di Kota Palu sebanyak 8 unit , di Kabupaten Sigi 2 unit dan di Kabupaten Donggala 1 unit.

Sekolah yang dibangun atas bantuan Pemkot dan Masyarakat Kota Depok tersebut, diresmikan dalam rangkaian acara yang sederhana yang dipusatkan di Pesantren Mubaraq, Selasa (30/4).

Hadir mewakili Wali Kota Depok, KH. Dr. Mohammad Idris MA, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Depok, Drs Sri Utomo, MSi.

Hadir pula Sekretaris Dinas Sosial Pemerintah Kota Depok H. Kasidi, S.H, Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial, Dinas Sosial Kota Depok Tri Redjeki Handayani, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Depok Joko Soetrisno serta Ketua PGRI Kota Depok, H Syamsudin.

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Sri Utomo, Wali Kota Depok mengatakan, bahwa bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan empati dari warga Depok dan Pemerintah Kota Depok atas musibah yang melanda wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

“Kami berharap, bangunan gedung tersebut bermanfaat untuk warga yang terkena musibah khususnya warga pendidikan di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Depok yang telah ikut memberikan bantuan untuk pembangunan sarana pendidikan tersebut, semoga ini menjadi amal jariah bagi masyarakat yang turut menyumbang,”katanya.

Sri Utomo, menambahkan bahwa secara khusus Pemkot dan masyarakat Kota Depok, menyampaikan rasa dan ucapan terima kasihnya kepada DPW Ikatan Dai Indonesia (IKADI), yang telah membantu menyalurkan donasi dari Pemkot dan Masyarakat Kota Depok di wilayah yang terdampak bencana pada 28 September 2018 yang lalu.

“Bantuan ini, sebagai wujud rasa cinta dan peduli masyarakat Kota Depok, Jawa Barat, atas musibah dan likuifaksi serta tsunami yang menimpa saudara-saudara kami di Palu, Donggala dan Sigi pada 28 September yang lalu,” tambahnya.

Wali Kota Depok kata Sri Utomo, secara khusus memberikan penegasan, bahwa terkait penyaluran bantuan, dalam wujud lembaga pendidikan, karena masyarakat dan pemerintah Kota Depok, sangat peduli terhadap kualitas dan kemajuan Sumber Daya Manusia sebagai pewaris masa depan.

Dengan bantuan yang diberikan, juga diharapkan agar masyarakat di Pasigala, tetap mendapatkan hak-hak pendidikannya. Kembali mendapatkan ruang kelas yang rusak, dengan yang baru, mendapatkan ruang belajar yang layak dan nyaman setelah rusak oleh guncangan gempa, dihantan tsunami dan likuifaksi.

Peresmian sekolah bantuan Pemkot Depok, dilakukan dan dipusatkan di Pesantren Al Mubarak Palu. Pembangunan seluruh sekolah yang dibangun diamanahkan kepada PW Ikatan Daí Indonesia (IKADI) Sulawesi Tengah.

Adapun fasilitas pendidikan yang dibangun atas kerjasama Pemerintah Kota Depok bersama IKADI Sulawesi Tengah (Sulteng) nilainya lebih kurang 1,1 miliar yang diwujudkan dalam bentuk sarana pendidikan sebagai berikut:

1.Pesantren Al Mubarak di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu

2.Bangunan di kab sigi dan 1 di kabupatean Donggala

3.Paud ummati di kelurahan Tatura Utara

4.Paud Karya Tayyibah di kel. Mamboro

5.Paud al iqra di kel. Duyu

6.Paud querrota a’yun di kel. Palupi

7.Paud Kabelota di kel. Poboya

8.Paud Alkhairaat di kel. Silae

9.SDIT insan Gemilang di Desa lolu, SD ALKHAIRAAT di desa Mpanau

10.Rumah Quran Arrahman di desa Maleni

Ketua IKADI Sulawesi Tengah Moh Rizal Yasin MHI, mewakili penerima manfaat, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, atas bantuan gedung sekolah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Depok.

“Kami pun berharap, bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh yayasan yang dibantu,”katanya.

Di akhir acara, selain pendantanganan prasasti bantuan, juga dilakukan penyerahan polis asuransi gempa dan kebakaran, karena IKADI Selaku pelaksana pembangunan juga mengasuransikan seluruh sekolah yang dibangun.