oleh

Tiga Kepala Rumah Tangga Terjangkit Virus Cikungunyak, RW 08 Kelurahan Depok Hari Ini Lakukan Fooging

siaranjabodetabek.com, Depok – Meski masih dalam pandemi virus corona (Covid-19), Sejumlah warga Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, melakukan pengasapan atau fogging untuk mencegah meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah dan penyakit Cikungunyak.
Kegiatan ini kerjasama Warga RW 08 Kelurahan Depok dengan Forum Komunikasi Persahabatan (FKP) Kota Depok, seluruh jajaran FKP hadir.

Ketua RW 08 Kelurahan Depok Kishore Felix Malinda mengatakan, kegiatan fogging ini dilakukan karena sudah tiga keluarga di RT 02, di rawat semuanya di rumah yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD.

“Di wilayah kami sudah ada tiga kepala keluarga warga yang terserang penyakit DBD, dan masih ada warganya dirawat di salah satu rumah sakit karena DBD,” kata KIko kepada media ini Senin (24/5/2021) di lokasi penyemprotan.

Kiko berharap dengan adanya kegiatan pengasapan bisa mencegah penyebaran penyakit DBD, dan hal yang paling penting kedepannya adalah warga harus menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan Menguras, Mengubur dan Membasmi jentik nyamuk Aedes Aegypti.

“Menjaga kebersihan penting sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak,” ujar Kiko sebagai panggilan Kishore Felix Malinda.

“Saya bersyukur ada mau membantu kegiatan tersebut, sehingga fogging bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Di samping fokus terhadap Covid-19, kami juga sudah berkomunikasi dengan lurah dan RW untuk mewaspadai penyakit DBD yang kini mulai bermunculan. Karena penyakit ini juga berbahaya.

“Jadi kami imbau warga Keluarahan Depok, khususnya warga RW 08 untuk mewaspadai DBD,” ujar

Menurut Kiko, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit DBD. Seperti, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. “Akan lebih baik lagi kerja bakti dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” harapnya.

Kiko menambahkan, saat ini pihaknya juga gencar melakukan pengasapan (fogging) untuk membasmi nyamuk dewasa. Namun, imbuhnya, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri harus terus dilakukan karena cara ini efektif memberantas jentik nyamuk. “PSN lebih bersifat memutus rantai nyamuk sehingga sudah mati sebelum jadi nyamuk dewasa,” ucap dia

Sementara itu Ketua FKP Dedi Setiadi mengatakan, dengan kejadian ini dirinya bersama RW 08, berinisiatif untuk berdiskusi dan berdialog dengan beberapa pengurus RW setempat untuk mencegah terjadinya DBD menyebar ke lingkungan masyarakat,” katanya.

Menurut Dedi yang saat itu didampingi Bang Mul menuturkan, kegiatan yang rutin dilakukan untuk membantu warga sekitar agar bisa terbebas dari penyakit DBD.

Dedi melanjutkan, kegiatan fogging merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemkot Depok sahabat lingkungan dan berharap dengan adanya kegiatan fogging bisa meminalisir penyebaran nyamuk aedes agepty di lingkungan masyarakat, dan hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan 3 M.

“Saat ini ada 5 Rt yang kami fogging dan kami harap dengan adanya kegiatan ini warga bisa terhindar dari penyakit DBD dana juga bisa meningkatkan dan mempererat silaturahmi,” pungkasnya. (Adi).