oleh

Bunda Elly Bersama DPAPMK Kota Depok Road show Berikan Bantuan Ke PEKKA

siaranjabodetabek.com, Beji – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok hari ini Rabu, (9/6/2021) memberikan bantuan paket peralatan memasak ke para ibu Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Kecamatan Beji.

Tampak hadir di acara Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari, Kabid, Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender (PPPUG) DPAPMK Kota Depok, Bety Setyorini, Camat Beji, tim TP PKK Beji, dan para penerima manfaat Pekka.

“Jadi, hari ini kami Pemkot Depok melalui DPAPMK memberikan bantuan kepada PEKKA yang ada di kelurahan se-Kecamatan Beji,” kata Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida Rabu (09/06/2021), usai acaranya.

Bunda Elly menuturkan, bantuan peralatan masak yang diberikan berupa mixer dan oven, dengan diberikannya bantuan alat masak, untuk memotivasi para anggota PEKKA dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

“Harapannya di masa Covid-19, para ibu dapat mandiri, produktif dan membantu keluarganya, serta mampu bertahan dan eksis di masa pandemi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, kelompok Pekka di masyarakat dapat bantuan dari Pemkot Depok, langkah ini diawali dari Kecamatan Bojongsari sampai dengan 11 Kecamatan.

“Di masa pandemi covid-19 yang belum berakhir ini, kami berusaha berikan bantuan bantuan alat produksi usaha ekonomi rumah tangga bagi kelompok Pekka,” ujar Nessi.

Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), diharapkan bisa menumbuhkan usaha-usaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi ibu-ibu produktif rumah tangga.

“Mudah-mudahan dengan adanya penguatan ini mendukung terhadap ketahanan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Para penerima manfaat, tambah Nessi, merupakan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga, perempuan berstatus orang tua tunggal (single parent).
“Termasuk perempuan yang suaminya tidak bekerja,” pungkasnya. (adi).