oleh

Cegah Penyebaran Covid-19, Disdamkar dan Penyelamatan UPT Bojongsari Satu Hari Nyemprot Disinfektan Empat Lokasi

siaranjabodetabek.com, Bojongsari – Seiring dengan naiknya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok, berdampak pula pada meningkatnya permintaan penyemprotan disinfektan. Permintaan ini meningkat akibat banyaknya warga yang terpapar Covid-19.

Kelurahan dan warga masyarakat tengah bergerak untuk memutus penyebaran virus Korona, salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan. Cepat mengatasi penyebaran virus Korona agar cepat pula hilang di wilayah Kota Depok.

Penyemprotan di pimpin langsung Kepala UPT Disdamkar dan Penyelamatan Bojongsari, dengan melibatkan empat orang yaitu Danru Haider, Danu, Firlin dan Fiki.

“Ya memang permintaan warga meningkat. Terdapat klaster baru yaitu klaster Keluarga dan perumahan,” ujar Kepala UPT Disdamkar dan Penyelamatan Bojongsari, Munadi, Jumat (25/06/21), usai lakukan penyemprotan.

Munadi mengatakan, dalam satu hari ada empat permintaan dari warga, sehingga Petugas menelusuri areal hunian warga dan fasilitas umum di perumahan untuk melakukan penyemprotan.

Empat lokasi itu di antaranya di jln. Aliandong Rw.07 Kel. Bojongsari, kemudian di Komplek taman melati indah Rt.01 Rw.09 Kel. Duren Mekar, Perumahan Sawangan green park, Rt.05 Rw.06 Kel. Curug, dan perumahan permai asri Rt.02 Rw.18 Kel. Pondok Petir semuannya di Kecamatan Bojongsari.

“Dalam satu hari, tim kami bisa menyemprot di empat lokasi, tim bertugas menyemprot di rumah dan tim lainnya melakukan penyemprotan di lingkungan,” paparnya.

Munadi menyebut, untuk memaksimalkan penyemprotan disinfektan, sejumlah peralatan pendukung, satu unit mobil mesin fogger, dan mesin steam.

“Alhamdulillah, penyemprotan berjalan dengan lancar. Kami siap melayani jika ada permintaan dari masyarakat. Mudah-mudahan kasus ini bisa segera turun,” tuturnya.

Diharapkan agar seluruh warga dapat terus mematuhi aturan Pemerintah disaat tatanan baru dengan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), hindari kerumunan dalam menghadapi pandemi Covid-19. (adi).