oleh

Tanda-Tanda Kiamat

Secara teologis, ajaran Islam memberikan amanah kepada manusia sebagai khalifah Allah untuk memelihara, mempertahankan dan membangun secara berkelanjutan kehidupan di atas muka bumi. Amanah tersebut, melalui syariah kemudian diimplementasikan dalam kewajiban memelihara lima perkara (al dharuriyat al khams) yang meliputi kewajiban memelihara agama (hifzh al din), kewajiban memelihara jiwa (hifzh al nafs), kewajiban memelihara harta (hifzh al mal), kewajiban memelihara generasi (hifzh al nasl), dan kewajiban memelihara akal (hifzh al aql).

Menurut Yusuf bin Abdillah bin Yusuf Al-Wabil dalam bukunya berjudul ‘Hari Kiamat Sudah Dekat’ salah satunya membahas tentang Asyaraatus Saa’ah adalah tanda-tanda kiamat yang mendahuluinya dan menunjukan kedekatannya. Ada juga yang menyatakan bahwa tanda kiamat adalah segala hal yang diingkari oleh manusia berupa gejala-gejalanya yang kecil sebelum kiamat terjadi. Ada juga yang mengatakan bahwa ia adalah sebab-sebab kiamat bukan yang besar dan sebelum terjadinya.

Berikut ini tiga tanda-tanda kiamat kecil dalam makna kata (as-saa’ah):

1. As-Saa’tush Sbugbraa (kiamat kecil).
Ia adalah kematian manusia, barang siapa meninggal dunia maka telah terjadi kiamat padanya, karena ia telah memasuki alam akhirat.

2. As-Saa’atul Wustbaa (kiamat sedang)
Ia adalah meninggalnya manusia dan suatu generasi. Hal ini diperkuat sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Aisyah yang berkata:
“Jika orang-orang badui datang kepada Rasulullah, mereka bertanya tentang kiamat, ‘kapan terjadinya kiamat?’ Lalu beliau menatap orang yang paling muda diantara mereka, beliau berkata, ‘jika anak ini hidup dan masa tua tidak datang kepadanya, maka telah terjadi kiamat kepada kalian.”

Artinya kematian mereka, maksudnya adalah kiamatnya orang-orang yang diajak bicara oleh beliau.

3. As-Saa’atul Kubraa (kiamat besar)
Ia adalah kebangkitan manusia dari kubur mereka untuk dikumpulkan dan diberikan balasan.

Allah Ta’ala berfirman:
“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit”. (QS Al- Ahzaab: ayat 63). Maksudnya adalah (bertanya) tentang hari kiamat.

Allah Ta’ala berfirman:
“Telah dekat (datangnya) saat itu”. (QS Al-Qamar: ayat 1). Maknanya adalah telah dekat hari kiamat.

Manusia diciptakan oleh Allah SWT untuk menjadi khalifah di muka bumi. Manusialah yang diberikan kemampuan untuk berfikir serta merencanakan masa depan. (Hisan)

Wallahu a’lam bisshowab