oleh

14 Hari Dapur Umum Kelurahan Grogol Beri Makan Warga Isoman

siaranjabodetabek.com, Grogol – Kelurahan Grogol Kecamatan Limo Kota Depok bersama Satgas Penanganan covid-19 tingkat Kelurahan mendirikan dapur umum untuk warga yang tidak mampu terdampak pandemi virus corona (covid-19). Dapur umum tersebut mampu menyediakan sekitar 300 sampai 400 nasi bungkus setiap hari.

Dapur umum yang di koordinir oleh RT, RW dan LPM untuk membantu warga yang yang tidak mampu terdampak pandemi covid-19.

Kegiatan itu menindaklanjuti arahan Lurah Grogol Danudi Amin, dalam masa pandemi masyarakat harus peduli terhadap sesama.

Ketua Satgas PPKM RW.01 Kelurahan Grogol Nian Dharmawan Sebagai Koordinator Dapur Umum mengatakan, arahan ini langsung direspon cepat para Ketua RT, RW dan LPM dilanjutkan dengan menyerukan kepada seluruh RT dan RW untuk membuat dapur umum tingkat RW yang diberikan kepada masyarakat terdampak penyebaran virus covid-19.

“Kami menindaklanjuti arahan pak lurah di respon cepat dan langsung mengkoordinasikannya dengan para RT dan RW ada di wilayahnya. Dapur Umum sebagai upaya kami untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi,” kata Nian, Senin (5/7/2021), dilokasi dapur umum.

Dapur Umum lanjut Nian, dapur umum yang didirikan tersebut juga menerima bantuan sembako bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Bantuan dapat langsung dikirim ke satgas Penanganan covid-19 tingkat Kelurahan Grogol.

“Alhamdulillah, aktivitas di Dapur Umum ini sudah berjalan. Kami tetap berusaha membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Kami gilir pembagiannya, semaksimal mungkin semua Warga bisa mendapatkan,” kata dia.

Sementara ditempat yang sama Ketua LPM Kel Grogol Mili mengatakan, pihaknya senantiasa menghimbau masyarakat terkait PPKM yang diterapkan oleh Pemerintah.

”Kami sampaikan ke masyarakat, melalui RT dan RW terkait pemberlakukan PPKM Darurat. secara pelan-pelan warga mau mengerti dan mulai hindari keramaian,” tuturnya.

Untuk Kelurahan Grogol, lanjutnya, tidak utamakan karantina wilayah, pasalnya percuma jika tertutup bagi warga luar, tapi warga sendiri tetap keluar.

“Kami hanya meminta jika warga tidak ada keperluan mendesak, harap di rumah saja kecuali mau bekerja, itu pun kita himbau untuk perketat prokes,” ucapnya.

Mengenai dapur umum, tambah Mili, itu merupakan kepedulian warga terhadap warga yang sedang jalani Isoman selama 14 hari ke depan, agar mereka tidak merasa sendiri, maka dibantu makanan oleh dapur umum.

“Alhamdulillah banyak yang bantu, tidak hanya berupa materi tapi juga berupa bahan makanan seperti beras dan sayur-sayuran,” ulasnya.

Lurah Grogol Danudi Amin menambahkan, aksi peduli untuk warga Isoman berupa dapur umum, sangat dirasakan oleh warga yang Isoman, lantaran mereka memang tidak diperbolehkan keluar rumah.

“Mereka kan tidak boleh keluar rumah, makanya kita bantu dengan memberikan makanan, agar mereka patuh menjalani Isoman hingga tuntas,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepada warga yang terpapar covid-19, segera melapor ke RT dan RW, sehingga bisa dipantau dan dibantu kebutuhan makannya oleh dapur umum.

”Jangan takut tidak bisa makan jika Isoman, segera lapor RT RW bila terpapar, kami akan bantu,” pungkasnya. (adi).