oleh

Jawaban Walikota Depok Atas Pandangan Fraksi, Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2020

siaranjabodetabek.com, Depok – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Depok Tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 dan Jawaban Walikota Depok Terhadap Pandangan Umum Fraksi – fraksi secara virtual, Jumat (16/07/2021).

Walikota Depok Mohammad Idris saat memberikan jawaban kepada seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan BelanjaDaerah (APBD) 2020.

Jawaban Walikota Depok disampaikan saat pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar secara virtual.

Dalam kata sambutannya, M Idris menyambut baik pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kota Depok.
Pandangan merupakan masukan yang sangat berharga sebagai bahan evaluasi atas pelaksanaan APBD TA 2020.

“Masukan dan saran tentunya sangat berguna untuk proses evaluasi dan perbaikan di pelaksanaan kegiatan yang ada APBD Kota Depok tahun 2021,” kata Idris.

Terkait jumlah SILPA sekitar Rp 457 miliar, hal ini menurut Idris, mengalami penurunan sebesar 31,84 persen dibandingkan dengan SILPA tahun sebelumnya. Atau dibandingkan dengan keseluruhan belanja APBD 2020.

“Besaran SILPA, tetap menjadi perhatian bersama, perbaikan ada pada seluruh tahapan APBD baik pada perencanaan, pelaksanaan, maupun pertanggungjawaban,” terangnya.

Idris menyampaikan, kepada seluruh perangkat Daerah bisa memanfaatkan evaluasi yang akan dilakukan bersama-sama DPRD Depok.

Kemudian, bisa digunakan sebagai bahan pelajaran dan introspeksi dalam meningkatkan kinerja di masa yang akan datang.

“Semoga usulan yang disampaikan dapat menjadi evaluasi bersama untuk lebih baik di tahun berikutnya,” pungkasnya. (adi).