oleh

Jembatan Ambles GDC Pekan Depan Akan Dibangun, Rekayasa Lalin Mulai Diterapkan

siaranjabodetabek.com, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai pekan ini diperbaiki jalan amblas di kawasan Grand Depok City (GDC) yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok. Tepatnya di depan Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

“Perbaikan akan dimulai, pemenang lelang sudah ada. Nantinya jalan dan jembatan GDC secara keseluruhan permanen, mulai minggu depan,” kata Kepala DPUPR Kota Depok, Dadan Rustandi, Rabu (25/08/2021).

Kepala Dinas PUPR Kota Depok Dadan Rustandi

Dadan mengatakan, untuk mempercepat proses pengerjaan, mobilisasi kendaraan sementara diberlakukan contraflow. Tetapi lebih baik mencari jalur alternatif lain, karena dikhawatirkan di jam-jam tertentu terjadi kemacetan.

“Iya betul akan menutup total jalan untuk mobilitas kendaraan dan masyarakat di lokasi tersebut. Penutupan dilakukan secara bertahap, pengerjaan jalan dan jembatan dikerjakan dua arah, bukan hanya jembatan yang ambrol saja. Ini sudah menjadi rencana jauh sebelum jembatan tersebut ambrol,” ucap Dadan.

Dikatakannya, pihaknya terpaksa menutup jalan untuk kendaraan roda empat maupun dua, agar mempercepat penanganan. Termasuk mengantisipasi adanya potensi longsor susulan yang bisa membahayakan warga maupun Satuan Tugas (Satgas) yang tengah bekerja.

“Masyarakat yang ingin ke arah Cilodong maupun Bogor via GDC, bisa melalui Jalan Kalimulya. Namun untuk sebaliknya, masih bisa dilalui karena di lokasi tersebut diberlakukan contraflow,” ujarnya.

Dadan juga menyebut, pihaknya juga telah memasang rambu maupun garis polisi atau police line agar pengendara tetap berhati-hati jika melintas. Dirinya berharap, pengangkatan material bisa selesai secepat mungkin.

“Kami bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan survei, kemarin (24/08), untuk mengetahui rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan saat pembangunan berlangsung,” paparnya.

Amblas jalan tersebut diduga karena tanah tergerus aliran air kali yang berada di bawah jalan tersebut. Amblasnya jalan tersebut akibat curah hujan yang tinggi pada Senin (12/4/2021) yang lalu, sehingga menggerus bawah jalan tersebut. Panjang ruas jalan yang tergerus longsor sepanjang lebih dari 10 meter.
“Untuk pagu anggaran yang digunakan sebesar Rp 7 miliar. Mudah-mudahan, pengerjaan jembatan yang dimulai tanggal 30 Agustus sampai 24 Desember ini, bisa tepat waktu, bahkan lebih cepat,” tutupnya. (Adi).