Apa Jadinya Jika Dunia Tanpa Aturan.

- Penulis Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com  – Kalau kalian harus memilih mana yang lebih mending di penjara seumur hidup atau dihukum mati? . Oke mungkin atau lebih tepatnya semoga kita nggak akan dihadapin sama pilihan kita kan itu cuma terjadi sama kriminal.

Kita selama ini hidup tenang menurut aturan yang ada, tapi tunggu dulu kadang-kadang peraturan juga justru suka bikin kebebasan. kita terkekang di sekolah jalanan kita dipaksa nurut aturan kalau di rumah enggak nurut aturan orang tua uang jajan pun hilang.

Jadi sebenarnya apakah peraturan yang lebih banyak untung atau rugi ke kehidupan kita dan apa jadinya jika hidup ini tidak ada aturan. Mungkin orang bakal bebas ngatain satu sama lain tanpa takut dilaporin anak-anak di bawah umur.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220111/belut-jantung-pisang-kuliner-khas-pekalongan-yang-nikmat-bergizi.html

Bisa masuk ke disco atau koruptor bisa lolos tanpa dihukum atau kayak di film bisa bebas bunuh orang yang kita benci. Kita harus sadar juga kalau wujud aturan Itu nggak cuma hukum tertulis aja ternyata ada juga yang tidak tertulis kayak norma masyarakat.

Selain itu, peraturan main game atau pertandingan jadi seru yang membuat badan kita juga bekerja dengan ngikutin aturan-aturan. Ternyata kalau kita lihat sekeliling selalu ada aturan di tiap sudut. Jika kehidupan dunia ini tanpa peraturan itu mustahil.

Oke mari sama-sama dorong balik jarum jam karena dunia minim aturan adanya di zaman purba doang. Jangankan hukum aturan berbahasa pun belum ada cuma hukum alam. Tapi ternyata aturan itu ke bentuk secara natural biar spesies kita bisa saling bersekutu dan bertahan hidup.

Contohnya lihat aja singa atau semut yang punya aturan sendiri dan tiap individunya jadi bisa kayak kerja sama. Manusia pun juga sama dulu kita tidak bakalan begini, hukum sosial pun muncul dengan sendirinya.

Dari masyarakat dan jadi faktor yang bikin kita bisa berhimpun dalam ribuan bahkan jutaan dan membangun peradaban. Oke begitulah zaman dulu, sekarang bisakah kita hidup kembali tanpa hukum.

Misalnya gimana kalau tidak ada yang namanya pemerintah ? Fakta nya ada juga negara-negara yang sempat tidak punya pemerintahan.
Contohnya Belgia, Spanyol dan Irlandia Utara yang jalan berbulan-bulan bahkan tahun tanpa ada pemerintah resmi.

lebih serem ada maling penuh pertumpahan darah dari meletusnya Perang Saudara. Selama belasan tahun Somalia tidak punya pemerintahan aktif yang bisa melindungi rakyatnya. Dengan begitu, ibarat paradox tanpa peraturan justru tidak ada kebebasan.

Tapi saat peraturan yang ada Malah nyakitin ngerugiin atau bahkan bagi terminasi. banyak orang itu bisa jadi senjata berbahaya di tangan mereka yang harus kuasa.

Kalau gitu jika teknologi bisa membantu masyarakat di masa depan jadi adil dan tertib. Mungkinkah nanti kita bisa hidup bebas dan aman tanpa adanya pihak yang berwenang?

(sumber : youtube)

Berita Terkait

Buka Penerimaan Santri (PSB) Tahun Ajaran 2026-2027, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Wajo Menjadi Pilihan Tepat dan Terbaik Bagi Orang tua yang sedang mencari Pesantren
Gerakan Primago Peduli, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago dan Pecinta Anak Yatim (Pay Do IT) Tunaikan 276Jt Untuk Program Beasiswa Pendidilan Laskar Langit Tahun Ajaran 2025-2026
Bukber Keluarga Besar Dirgantara AIA Group 2026: Perkuat Silaturahmi TL Dirgantara AIA Tour Travel
Masjid Baitul Kamal Balai Kota Depok Gelar Itikaf 10 Malam Terakhir Ramadan
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Kejanggalan di Balik Tragedi Bekasi: Benarkah Murni Perampokan atau Pembunuhan Berencana?
52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih
Alia Hospital Biayai BPJS Ketenagakerjaan 500 Ojol, Pemkot Depok Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:10 WIB

Buka Penerimaan Santri (PSB) Tahun Ajaran 2026-2027, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Wajo Menjadi Pilihan Tepat dan Terbaik Bagi Orang tua yang sedang mencari Pesantren

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:08 WIB

Gerakan Primago Peduli, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago dan Pecinta Anak Yatim (Pay Do IT) Tunaikan 276Jt Untuk Program Beasiswa Pendidilan Laskar Langit Tahun Ajaran 2025-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:01 WIB

Bukber Keluarga Besar Dirgantara AIA Group 2026: Perkuat Silaturahmi TL Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:37 WIB

Masjid Baitul Kamal Balai Kota Depok Gelar Itikaf 10 Malam Terakhir Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:28 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:02 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:59 WIB

Alia Hospital Biayai BPJS Ketenagakerjaan 500 Ojol, Pemkot Depok Beri Apresiasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:54 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Berita Terbaru