Banjir, Kemiskinan, Intoleransi: Chandra Bongkar Masalah Kronis Depok di Debat Pilkada

- Penulis Berita

Jumat, 15 November 2024 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah, dalam acara debat Pilkada 2024, di iNews Tv. (Foto: Ist)

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah, dalam acara debat Pilkada 2024, di iNews Tv. (Foto: Ist)

Depok, siaranjabodetabek.com – Calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2 menyoroti berbagai permasalahan serius yang dihadapi Kota Depok dalam debat Pilkada yang disiarkan di salah satu stasiun televisi swasta, Kamis (14/11/2024) malam. Dalam penyampaiannya, Chandra memaparkan kondisi nyata yang ditemui saat berinteraksi langsung dengan warga di berbagai wilayah.

Ia menyoroti banjir yang terus menghantui warga RW 28, Abadijaya, akibat sumbatan sampah di saluran air Pasar Agung. “Ini sudah bertahun-tahun, banyak wali kota sebelumnya hanya berjanji. Solusinya sederhana, tapi tak pernah dilakukan,” ungkapnya, menggambarkan keluhan warga.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan kisah memilukan dari Mekarjaya. Seorang anak berkebutuhan khusus bernama Aditya, usia 14 tahun, tidak diterima di SLB Negeri. Hingga kini, Aditya belum pernah merasakan bangku sekolah, sementara bantuan dari pemerintah kota tidak kunjung datang.

Ia juga mengangkat kisah Budi, anak korban perundungan yang kini dirawat di Rumah Sakit Jiwa Marzuki, Bogor. Ibunya, seorang kepala keluarga tanpa dukungan, juga belum pernah mendapatkan bantuan sosial. “Apa gunanya program bantuan kalau aksesnya dipersulit dengan persyaratan kartu-kartuan?” tegasnya.

Permasalahan pendidikan pun menjadi sorotannya. Ia mengkritik anggaran sisa (Silpa) senilai Rp288 miliar yang tidak dimanfaatkan untuk pendidikan.

“Bayangkan, hanya butuh Rp69 miliar untuk menyekolahkan seluruh lulusan SMA/SMK kita di Universitas Terbuka. Tapi jawabannya selalu tidak ada anggaran,” ujarnya dengan nada prihatin.

Ia juga membeberkan data mengejutkan, seperti 15.000 anak usia sekolah yang tidak bersekolah, tidak adanya Madrasah Aliyah Negeri, hingga kemiskinan yang meningkat dari 35.000 menjadi 65.000 orang sejak 2006.

“Apa yang mau kita banggakan kalau kota ini masih dilabeli intoleran, macet, dan miskin?” katanya tajam.

Sebagai solusi, ia menjanjikan perubahan signifikan. Semua bantuan sosial akan diberikan langsung tanpa persyaratan berbelit. Selain itu, ia mengusung program revolusi putih untuk memberikan makan siang gratis kepada anak-anak sekolah, sejalan dengan program nasional Presiden.

“Perubahan adalah keharusan. Nomor 2 untuk perubahan Depok yang lebih baik!” serunya mengakhiri pernyataan dengan penuh semangat, disambut antusias oleh para pendukungnya.

Berita Terkait

Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor
SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok
Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:49 WIB

PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan untuk Cegah Stunting

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:53 WIB

Kukuhkan 13 Pengurus Relawan PMI Jakarta Utara, Ketua Rijal Tekankan Pencegahan Tawuran hingga Pilah Sampah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, PTTEP Indonesia Bersama Dompet Dhuafa Selenggarakan Edukasi Nutrisi dan Senam Hamil

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:54 WIB

Ke PMI Jakarta Utara, Akademisi Umeå University Swedia Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:00 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:32 WIB

Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:33 WIB

PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:17 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Berita Terbaru