Depok Kembali Berstatus Zona Oren

- Penulis Berita

Jumat, 5 Maret 2021 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Pada Maret 2021, virus Covid-19 sudah beredar di Indonesia selama setahun, terutama di Depok, kota pertama yang terjangkit Covid-19.
d
Terkait hal tersebut, Sri Utomo, Wakil Ketua 3 Satgas penanganan Covid-19 Depok, mengatakan perkembangan virus Covid-19 di Depok sangat baik. Selalu sesuaikan sesuai kebijakan melawan Covid-19.

“Semakin lama, semakin kesini kami selalu sesuaikan kebijakan. Seperti kebijakan terkait masker, pencegahan, dan sebagainya,” tutur Sri Utomo (1/3/21).

Kalaupun Covid-19 tidak bisa dicegah, Sri Utomo tetap yakin dan optimistis ada vaksin penangkal Covid-19 di Depok.

“Bisa kami lihat, sepertinya masyarakat kedepannya semakin menyadari memakai masker, menjaga diri, dan menjaga keluarga,” ucapnya.

Sri Utomo berharap bisa memanfaatkan kebiasaan dan kesadaran masyarakat agar masyarakat Depok bisa hidup bersama dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dan berharap masyarakat tidak merasa bosan atau jenuh.

“Semoga masyarakat dan juga para petugas penanganan pasien Covid-19 tidak mengalami kejenuhan, karena kami optimis bisa memerangi Covid-19 ini,” harap Sri Utomo.

Saat ini Kota Depok sudah berada dalam zona oranye atau kondisi risiko menengah. Tingkatkan nilai 200 kasus setiap hari.

“Minggu sebelumnya Depok berstatus zona merah, sekarang kembali lagi berzona oranye,” sambungnya.

Menurutnya, ini artinya nilai Covid-19 yang berfluktuasi sangat baik. Nyatanya, setiap kelurahan mengalami peningkatan dari desa yang dijaga ketat untuk mengingatkan warganya setiap saat.

Selain itu, dari data internal yang dimiliki Satpol PP Kota Depok, Lienda, Penanggung Jawab Satpol PP Kota Depok, mengatakan jumlah pelanggaran yang terjadi di masyarakat semakin berkurang.

“Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pertama ada pelanggaran sebanyak 4.789, kemudian PPKM kedua 4.721, dan PPKM ketiga ada 478 pelanggaran,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat Kota Depok bisa lebih tertata melalui prosedur kesehatan (Prokes) dan meningkatkan kedisiplinan dimanapun mereka berada.

Penulis (DL)

Editor (RR)co 19

Berita Terkait

Wamendag Dyah dan Wawalkot Depok Bersih-Bersih Pasar Cisalak dalam Gernas Mapan
PMI Kota Depok Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini kepada Siswa MI Fahmil Quran Plus
Pemerintah Tanggapi Hasil Survei Indikator: Pemberantasan Korupsi Jadi Faktor Utama Kepercayaan Publik
Inovasi Edukasi Keselamatan Berkendara Indonesia Raih Pengakuan Internasional
Hyundai Perkenalkan All-New Santa Fe XRT di IIMS 2026, Ini Skema DP dan Cicilannya
“OTT Bocil” hingga Debat Hukum, Aksi Eks Wamen Noel Ebenezer Tuai Teguran Hakim
Hadapi Ancaman Militer Donald Trump, Presiden Iran Pilih Tempuh Jalur Dialog Damai
Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Klaim Militan Keluar dari Terowongan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:45 WIB

Wamendag Dyah dan Wawalkot Depok Bersih-Bersih Pasar Cisalak dalam Gernas Mapan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:39 WIB

PMI Kota Depok Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini kepada Siswa MI Fahmil Quran Plus

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:27 WIB

Pemerintah Tanggapi Hasil Survei Indikator: Pemberantasan Korupsi Jadi Faktor Utama Kepercayaan Publik

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23 WIB

Inovasi Edukasi Keselamatan Berkendara Indonesia Raih Pengakuan Internasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:19 WIB

Hyundai Perkenalkan All-New Santa Fe XRT di IIMS 2026, Ini Skema DP dan Cicilannya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hadapi Ancaman Militer Donald Trump, Presiden Iran Pilih Tempuh Jalur Dialog Damai

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Sentuhan Personal di Tengah Kota, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Klaim Militan Keluar dari Terowongan

Berita Terbaru