Dewan Pertimbangan MUI Kecam Penindasan atas Muslim Uyghur

- Penulis Berita

Senin, 17 Desember 2018 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com– Masih berlangsungnya tindakan kekerasan terhadap Muslim Uyghur oleh Pemerintah China sampai saat ini, membuat Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia ( MUI), Prof. Din Syamsuddin, mengecam keras penindasan atas Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang, RRT.

Seperti diberitakan media massa internasional, Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama.

Penindasan seperti itu, menurut Din Syamsuddin, merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi Manusia, dan hukum internasional. Hak Asasi Manusia dan International Convenant on Social and Political Rights menegaskan adanya kebebasan beragama bagi segenap manusia. Maka Muslim Uygur yg merupakan mayoritas penduduk di Provinsi Xinjiang memiliki kebebasan menjalankan ajaran agamanya.

Din Syamsuddin yang juga President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) meminta agar penindasan itu dihentikan. Din Syamsuddin juga mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) utk menyelamatkan nasib Umat Islam Uygur dan bersikap tegas terhadap Rezim china untuk memberikan hak-hak sipil bagi mereka.

Secara khusus, Dewan Pertimbangan MUI meminta Pemerintah Indonesia untuk menyalurkan sikap umat Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap Pemerintah RRC dan membela nasib umat Islam di sana.

 

Pernyataan sikap Ketua Pertimbangan MUI

 

Kepada umat Islam sedunia, Din Syamsuddin mengimbau untuk menyalurkan pertolongan bagi saudara-saudara Muslim lewat cara-cara yang memungkinkan.

Selanjutnya secara terpisah pada minggu (16/12). Wakil Ketua DPR RI Fadli zon mengatakan,
” Dari pemberitaan media internasional perlakuan diskriminatif dan tindakan represif terhadap muslim Uyghur sudah berlangsung cukup lama, tapi sayangnya belum ada negara-negara muslim, termasuk Indonesia yang berani mengecam tindakan Pemerintah China tersebut.

Selanjutnya masih menurut pendapat Fadli Zon,
,”meski diberi status otonomi, penduduk muslim Uyghur yang hampir berjumlah 10 juta jiwa justru mengalami peelakuan diskriminatif, baik dalam bidang agama, sosial dan ekonomi. Melihat kenyataan ini harusnya Pemerintah Indonesia bersuara tidak diam seperti sekarang, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia punya tanggung jawab moral atas nasib jutaan penduduk muslim Uyghur. Sebab jika tidak, ini bisa menjadi bencana kemanusiaan yang lebih besar “.

Berita Terkait

Harumkan Nama Indonesia, Siswa SMA Al Bayan Raih Juara Umum Kontes Budaya Internasional di Spanyol
Janessa Shanne Putri Siswa SD Islam Al Azhar Depok Sukses Raih Juara 1 di Ajang Musik Internasional
Sarawak Cable Berhad Terminates Failed RM250M Rescue Package – Time to Investigate Rafat Ali Rizvi
Thomas & Uber Cup 2024: Kabid Binpres Apresiasi Kerja Tim di Laga Perdana
Tradisi Unik diberbagai negara dalam menyambut Ramadhan
Indonesia Gagal Raih Gelar di BATC 2024, Begini Respons PBSI
Ruzana Sabet Gelar Juara Sri Lanka International Series 2024
Kejuaraan Beregu Asia 2024: Chico Rebut Poin Pertama Indonesia Atas Korea Selatan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:44 WIB

Fernando Nikky Garyson, Youtuber Cilik Asal Koja Jakarta Utara

Sabtu, 11 April 2026 - 14:57 WIB

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:56 WIB

Momentum Buka Puasa Bersama 2026, Satu Meja, Satu Visi, Satu Persepsi Wujudkan Cahaya Kebersamaan Masyayikh Primago

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:38 WIB

MAN 1 Kab Bekasi Gandeng Konsultan Pendidikan dalam Memetakan Potensi, Minat dan Bakat serta Jurusan yang tepat bagi Peserta Didik

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:10 WIB

MTS As’adiyah Sekolah Terbaik di Daerah Doping Wajo Sulawesi Selatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:15 WIB

BUKA 24 JAM, POSKO BANGGA KENCANA KEMENDUKBANGGA/BKKBN JABAR SIAP MEMBERSAMAI KELUARGA YANG SEDANG MUDIK

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:13 WIB

Cetak Alumni Yang Berkarakter Qurani dan Berjiwa Pemimpin, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) 2026-2027

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:53 WIB

DD Studio, Solusi Jasa Foto Buku Tahunan Sekolah (BTS) Terbaik di Kota Depok

Berita Terbaru