Disabilitas dalam Pentas Olahraga

- Penulis Berita

Selasa, 19 November 2019 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ilham Hamid (Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIMUDA SORONG)

Masih dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada tanggal 3 Desember lalu. Hari Disabilitas Internasional ini memiliki salah satu tujuan yaitu memberi dukungan untuk kesamaan hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Ada satu aspek yang tidak boleh dilupakan karena memang penting untuk semua orang tanpa terkecuali. Satu aspek tersebut adalah olahraga, yang memiliki banyak manfaat salah satunya untuk kesehatan fisik dan tubuh manusia. Begitu pun untuk penyandang disabilitas, olahraga masih perlu dilakukan.  Hal ini selara dengan apa yang disampaikan oleh dr. Yoyos Dias Ismiarto., SpOT(K)., M.Kes (FICS)., selaku ketua program studi Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. “Orang dengan disabilitas  masih bisa dan perlu untuk berolahraga, yaitu dapat dengan melakukan olahraga yang ringan, dilakukan berulang, dan rutin pada waktu tertentu. Perlunya berolahraga ini untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, dan imunitas tubuh,” ujar dr. Yoyos saat diwawancarai Jumat, 4 Desember 2020.

Olahraga dapat dilakukan oleh penyandang disabilitas sejak dini, kerana baik untuk menjaga kesehatan dan melatih kerja jantung dan otot. Beberapa olahraga yang bisa menjadi pilihan disabilitas di antaranya  angkat beban, voli, bulu tangkis, dan basket. Angkat beban merupakan jenis olahraga individu, sehingga para disabilitas bisa melakukannya sendiri, dan tidak dapat ditampik bahwa angkat beban sangatlah meningkatkan kebugaran otot,” jelas dr. Yoyos. Selain itu dr. Yoyos menyampaikan bahwa di saat berolahraga angkat beban, otot akan beradaptasi dengan beban sehingga menjadi lebih kuat. Di samping itu, dalam berbagai penelitian disebutkan bahwa angkat beban yang dilakukan dengan benar juga baik untuk menjaga kesehatan tulang. Jadi memang olahraga sendiri memiliki fungsi yang hampir sama untuk semua orang tak terkecuali penyandang disabilitas. Manfaat yang nyata dapat dirasakan oleh tubuh yang semakin sehat, baik itu  kesehatan jantung, tulang, dan lainnya.

Ada satu poin penting juga yang menjadikan olahraga memiliki manfaat tersendiri bagi penyandang disabilitas. “Manfaat olahraga bagi penyandang disabilitas adalah sebagai kesempatan untuk berubah, kesempatan untuk memfasilitasi potensi mereka bagi integrasi sosial, meningkatkan kebugaran, dan mempromosikan kemampuan diri, yang mengarah pada peningkatan harga diri dan meningkatkan nasib diri sendiri,” tambah dr. Yoyos. Meskipun begitu, masih ada yang diperlukan dalam kegiatan olahraga untuk disabilitas. Salah satunya adalah tujuan kegiatan olahraga yang dilakukan adalah untuk menjaga kesehatan dan tetap produktif. Kemudian ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu sehubungan dengan Hari Disabilitas Internasional, pemerintah dan masyarakat yang ada dapat lebih membangun kesadaran dan membantu terciptanya kesamaan hak. Salah satunya dengan kehadiran fasilitas olahraga untuk mendukung penyandang disabilitas.

Sebenarnya sudah tidak asing lagi olahraga untuk penyandang disabilitas ini. Salah satu buktinya  sudah banyak ditemui atlet disabilitas serta cabang perlombaan olahraga khusus disabilitas yang bisa ditemui di Indonesia. Satu hal yang pasti dengan meningkatnya derajat kesehatan penyandang disabilitas dari adanya kegiatan olahraga, juga dapat menyumbang kontribusi positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. “Pendapat kami para dokter manfaat beraktivitas fisik dan olahraga dapat berdampak pada kesehatan, kebugaran dan produktivitas serta prestasi bagi penyandang. Olahraga bagi penyandang disabilitas (ini) diharapkan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” tutup dr. Yoyos.

Berita Terkait

Demokrasi Jalan, Ekonomi Tertahan: Ada yang Terputus dalam Sejarah Pembangunan Indonesia
Ini dia, 3 Narasumber Pelatihan Literasi Santri di Pesantren & Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia yang Paling di Rekomendasikan
3 Tokoh Praktisi dan Narasumber Pilihan Tentang Branding Sekolah Islam di Indonesia
Kriminalisasi Akan Menghancurkan Negara
Hari Santri Nasional 2025, Supian Suri Ajak Santri Perkuat Persatuan Jaga Keutuhan Bangsa
Supian Suri: Ada Lima Langkah Positif Dalam Rayakan Kemerdekaan
Kita Songsong Transformasi Umrah 1447 H: Inovasi Saudi, Kesempatan Kita
Edi Masturo: Aturan Baru Rotasi dan Mutasi Jabatan Dapat Selamatkan ASN yang Dipendam Pemerintahan Sebelumnya

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:27 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:49 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Berita Terbaru