Kemendag Lakukan Pendampingan untuk Dorong UKM Tembus Pasar Global

- Penulis Berita

Rabu, 28 April 2021 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menggelar program pendampingan ekspor Export Coaching Program (ECP) bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat menembus pasar global.

ECP berlangsung pada Senin (26/04) di kantor Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BPPEI), Jakarta.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kasan menyampaikan, Program ECP merupakan bagian dari strategi Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan ekspor. Serta kolaborasi dengan kantor perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta merupakan upaya mendorong dan meningkatkan peran UKM agar dapat menembus pasar ekspor.

ECP yang gelar merupakan tahap pertama dari delapan tahapan program. ECP tahap pertama ini diikuti 40 pelaku UKM di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang bergerak di bidang makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, kosmetik, dan briket.

“Secara khusus, Kementerian Perdagangan mendorong UKM DKI Jakarta untuk memanfaatkan program ECP agar dapat menjadi eksportir. Sebab, DKI Jakarta termasuk di dalam sepuluh besar jumlah UKM terbanyak di Indonesia.” kata Kasan. Dikutip situs resmi kemendag.go.id

Pada ECP tahap pertama, para peserta akan diberikan sosialisasi tentang program ECP. Selanjutnya, tim pendamping PPEI akan menyeleksi 40 peserta menjadi 30 peserta yang nantinya akan mendapatkan pendampingan.

“Melalui ECP, diharapkan jumlah eksportir akan bertambah dan jumlah produk yang diekspor semakin bervariasi. Nantinya, akan ada penghargaan kepada para peserta yang berhasil menjadi eksportir. Kami mengimbau para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan kesiapan, komitmen, motivasi, dan semangat untuk berhasil ekspor,”ungkap Kasan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko memberikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Kementerian Perdagangan. Pemerintah, termasuk Bank Indonesia mendukung penuh dan memberikan fasilitasi untuk membantu memulihkan ekonomi terutama di sektor UKM ekspor.

“Kami berharap UKM dapat naik kelas menjadi UKM ekspor. Untuk itu, diperlukan inovasi, improvisasi, perbaikan merek, dan pengetahuan tentang ekspor. Eksportir bagi kami adalah pahlawan devisa. Melalui program pendampingan ekspor ini akan semakin banyak pahlawan devisa eksportir yang berhasil.” tutur Onny.

Kepala BPPEI Heryono Hadi Prasetyo menambahkan, ECP merupakan program unggulan BPPEI untuk meningkatkan jumlah eksportir di Indonesia.

“Para pelaku UKM yang menjadi peserta program ECP telah melewati proses verifikasi tim BPPEI. Verifikasi meliputi legalitas dokumen, komitmen pelaku usaha, keberadaan tempat usaha, dan produk yang dipasarkan,” imbuh Heryono.

Selain itu, Kementerian Perdagangan memiliki sejumlah strategi lain untuk meningkatkan ekspor yaitu menyelenggarakan program untuk meningkatkan daya saing produk dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) ekspor, penetrasi ke pasar nontradisional, juga meningkatkan utilisasi perjanjian perdagangan bebas Free Trade Agreement (FTA) dan perjanjian perdagangan preferensial Preferential Trade Agreement (PTA), serta penyederhanaan regulasi untuk mempercepat proses ekspor.

Secara kumulatif, total nilai ekspor Indonesia selama Januari─Maret 2021 mencapai USD 48,9 miliar atau meningkat 17,11 persen (YoY). Ekspor nonmigas sepanjang Januari–Maret 2021 naik sebesar 17,14 persen (YoY).

Berita Terkait

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:30 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:50 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:16 WIB

Pawai Obor Santri dan Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:05 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:16 WIB

Rihlah MI Tarbiyatusshibyan ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:01 WIB

SMA PGRI 1 JAKARTA Gelar Kegiatan Farewell ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Berita Terbaru