Ketua Gugus Tugas Kota Depok SS, KLA Tanggung Jawab Bersama

- Penulis Berita

Rabu, 1 Desember 2021 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Depok – Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Program Kerja (Proker) Kota Layak Anak di Aula Teratai Gedung Balaikota, Selasa (30/11/2021).

Kegiatan secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri, yang dihadiri Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari dan kepala perangkat daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok sekaligus Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA), Supian Suri meminta seluruh stakeholder yang tergabung dalam KLA untuk menyimak dan memahami dengan baik programnya sebelum merumuskan program kerja. Mulai dari arti dan tujuan program, menginventarisir permasalahan, serta mencari solusi secara bersama.

“Program KLA objeknya anak-anak. Untuk itu, Pemerintah dan stakeholder memiliki kewajiban memenuhi hak mereka,” kata Supian Suri, usai membuka acara FGD Program Kerja KLA tahun 2023, di Aula Teratai, Lantai 1, Balaikota, Selasa (30/11/2021).

Supian Suri mengatakan, Pemerintah merupakan motor penggerak untuk mewujudkan Kota Layak Anak. Kemudian didukung oleh unsur masyarakat, dunia usaha, pendidikan, dan media.

Supian Suri menambahkan, Kota Layak Anak dapat terwujud atas kerja sama yang baik antar stakeholder. Kota Depok sudah membuktikannya dengan raihan penghargaan KLA kategori Nindya.

Dirinya berharap, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini, dapat menciptakan anak-anak yang cerdas dan sejahtera. Serta bisa mewujudkan Depok menjadi Kota Layak Anak

“Alokasi anggaran yang sudah digunakan untuk pengembangan KLA di wilayah, kami harapkan membawa manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya

Sementara itu ditempat yang sama Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari menjelaskan, FGD ini diikuti oleh perwakilan Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan Kecamatan, Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan Kelurahan, Koordinator Fokla Kecamatan, Forum Anak Kecamatan dan Kelurahan, serta Pokja RW Ramah Anak. Mereka dibekali pengetahuan untuk menyamakan persepsi tentang KLA sesungguhnya dan implementasi kegiatan di wilayah.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari

“Program kerja tahun 2023 akan disusun pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun depan,” ucapnya.

“Oleh karena itu, kami beritahu terlebih dahulu menu kegiatan yang harus dilakukan untuk mendorong pengembangan Kota Layak Anak di Kecamatan dan Kelurahan,” ujar Nessi.

Nessi mengungkapkan, berbagai macam kegiatan itu harus mengedepankan pemenuhan lima klaster hak anak. Yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Nessi mencontohkan pemenuhan klaster satu yakni hak sipil dan kebebasan. Setiap wilayah mendata dan memfasilitasi pembuatan administrasi kependudukan bagi anak-anak.

“Kami tekankan untuk merumuskan kegiatan 2023 sudah tidak lagi sosialisasi namun aksi langsung di setiap Rukun Warga, apa yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak Depok,” pungkasnya. (Adi).

Berita Terkait

DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Kegiatan Motivasi Santri Mengenal Diri Untuk Berprestasi Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Tes Minat & Bakat Santri Bersama Primagen Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Workshop Membangun Daya Juang & Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Pendidikan Alumni Gontor

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06 WIB

7 Tokoh Alumni Pesantren yang Aktif Menjadi Narasumber Leadership di Indonesia

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:21 WIB

Urgensi Analisa Genetik dalam Pendidikan: Mengapa Sekolah, Pesantren, dan Perguruan Tinggi Perlu Menggunakan PRIMAGEN.id

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Berita Terbaru