Konon Lintah Bisa Buat Terapi Pengobatan Beragam Jenis Penyakit

- Penulis Berita

Senin, 31 Mei 2021 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Sawangan – Budidaya lintah yang diternak memberikan manfaat bagi Abdul Gani (50), yang tinggal bersama Keluarganya di RT 02/16 RW Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan Kota Depok, menuai hasil sebagai pengobatan Alternatif.

Ditangan Abdul Gani, lintah selain untuk memenuhi permintaan konsumen, juga dimanfaatkan sebagai terapi pengobatan bagi yang mengalami sakit.

“Terapi lintah ini metode ilmiah,” ujar Abdul Gani baru-baru di kediamannya usai mengobati pasiennya.

Abdul Gani memang melayani penyembuhan penyakit melalui media lintah. Selain bekam, Gani juga menciptakan minyak lintah.

“Saya mulai membudidayakan lintah sekitar 2016, awalnya keinginan budidaya lintah karena adanya permintaan konsumen,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Gani ini menerangkan, lintah merupakan salah satu media untuk mengeluarkan darah secara alami. Efeknya, kata Gani, akan meringankan tubuh karena kandungan darah kotor yang menumpuk di bawah permukaan kulit yang menjadi sumber penyakit, akan dihisap lintah tersebut.

“Lintah ini mengeluarkan 14 jenis (zat) kimiawi semacam liur. Salah satunya adalah zat hirudin, histamine, enzim calin, carboxypeptidase A inhibitor dan kolagen, yang bercampur dengan darah dan membawanya ke seluruh tubuh. Kemudian sirkulasi darah menjadi lancar dan tubuh terasa bugar,” terangnya.

Titik yang akan disedot menggunakan terapi lintah ini sesuai analisa akupunktur. Beragam jenis penyakit akan dibekam dengan lintah seperti pada titik pusar yang berfungsi untuk pengobatan penyakit lambung, kadang juga berada di titik-titik di bagian kepala.

“Bisa (bekam lintah) di lidah, bisa di wajah, di mana saja sesuai analisas akupunktur. InsyaAllah beragam penyakit bisa disembuhkan dengan produk Illahiyah dan alamiah ini,” tandasnya.

Menurutnya, lintah yang dicari di kawasan berair seperti rawa-rawa dan kali di wilayah Kelurahan Pengasinan, Kota Depok hingga Raga Mukti, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor ini dibudidaya sejak 5 tahun silam.

“Saya mencari lintah ke rawa-rawa dan kali yang ada di wilayah Pengasinan termasuk di Kali Putih, Desa Raga Jaya,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut dia, lintah yang dibudidayakan ada sekitar 40 ribu. Jumlah itu juga dibatasi karena keterbatasan lahan dan modal.

“Budidaya lintah sempat tembus di angka 100 ribu karena permintaan konsumen untuk diekspor ke luar,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, di masa pandemi Covid-19 permintaan lintah berkurang sehingga budidaya juga dibatasi. “Sekarang ini lintah tersebut dijadikan terapi untuk penyakit,” terangnya.

Diungkapkannya, untuk terapi lintah belajar dari secara otodidak, kemudian menimba ilmu karena lintah.

“Sampai sekarang ini lintah digunakan untuk terapi, seperti penyakit diabetes dan penyakit lainnya,” terangnya.

Bahkan sekarang ini, diriya bersama rekan-rekan lainnya melakukan budidaya ikan dan ayam.

“Ya bersama rekan-rekan juga budidaya ikan dan ayam yang masih di kawasan Bedahan,” pungkasnya.(nez/adi)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Tidak Ada Plesiran, Tegas Dirut RSUD ASA Depok
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Masyarakat Kedaung Apresiasi Program MBG: 47 Orang Masyarakat Kedaung Dikaryakan setiap SPPG 
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:04 WIB

Ma’had Tahfidz Khadijah Cirebon Gunakan Jasa Primago Consulting untuk Bantu Izin Operasional Pesantren

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:56 WIB

Maju Sebagai Caketum HIPMI Depok, Ardian Fajar Prastyawan Usung Semangat “Guyup Babarengan

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:02 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 2 Jaksel Adakan Studi Tour Bandung Tahun 2025 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:49 WIB

Dengungkan Kebaikan, BRI Kanca Cimanggis Salurkan Bantuan kepada Dhuafa dan Anak Yatim

Senin, 22 Desember 2025 - 20:18 WIB

Pesan Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago pada Momentum Wisuda Tahfidz Primago Tahun 2025

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:18 WIB

BRI Peduli kanca Cibubur Salurkan Paket Sembako untuk Masyarakat Jabodetabek

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:22 WIB

PalmCo Bergerak Cepat Pulihkan Wilayah Terdampak Banjir Sumatera

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:58 WIB

Wajib Ketahui, ini dia 7 Narasumber Pilihan untuk Materi Capacity Building Lembaga Pendidikan Islam

Berita Terbaru