Kronologi Perundungan yang Libatkan Anak Vincent Rompies sebagai Pelaku Versi Ibu Korban, Sadis!

Siaranjabodetabek.com – Anak artis Vincent Rompies, yaitu Farrel Legolas Rompies, diduga sebagai pelaku bullying. Korbannya adalah adik kelasnya di Binus School Serpong.

Kabar dugaan perundungan tersebut dibenarkan oleh pihak sekolah. Termasuk membenarkan keliru satu pelakunya adalah anak Vincent Rompies.

Aktor Teuku Zacky, lewat postingannya, tampak jelas kronologi perundungan tersebut.

Informasi itu ia peroleh berasal dari ibu keliru satu korban.

“Cerita yang saya dapatkan, ini dikerjakan oleh sekelompok geng anak sekolah tersebut kepada adik kelasnya yang katanya dikerjakan sebagai ‘test fisik’ untuk masuk ke geng tersebut,” tulis Teuku Zacky.

Peristiwa perundungan diawali terhadap Senin, 12 Februari 2024, saat korban mengalami kekerasan fisik.

Korban diikat di tiang, diludahi secara bergantian, dicekik, dipukuli dengan kayu berasal dari belakang, dan dianiaya di anggota perutnya oleh anggota geng di depan banyak orang.

“Banyak ulang yang diceritakan oleh ibu berasal dari korban ini. Ibu korban udah memegang videonya sebagai bukti,” imbuhnya.

Pada 13 Februari 2024, korban ulang terserang dan tangannya disundut pakai korek api.

Anggota geng menunjukkan bahwa seluruh kekerasan tersebut hanya permulaan dan akan dilanjutkan terhadap Kamis, 15 Februari 2024.

“Korban ini tidak melawan sebab diancam kalau melapor dan melawan adiknya yang kelas 6 SD akan dianiaya, dilecehkan, bahkan diancam dibunuh,” jelasnya.

Anggota geng menyebutkan bahwa target berasal dari kekerasan tersebut adalah untuk melatih kemampuan mental anak-anak sehingga kuat saat join dengan geng.

Sekitar 40 anak terlibat dalam kekerasan tersebut, dengan sebagian hanya melihat dan menjadi terhibur oleh tindakan kriminal tersebut.

Setelah mendengar cerita tersebut, Teuku Zacky menjadi prihatin dan khawatir.

Baginya, mutlak untuk mengedepankan pendidikan moral dan adab.

“Menyedihkan sekali kejadian ini mesti berlangsung di lingkungan sekolah yang semestinya jadi area yang paling safe bagi anak-anak. Negara ini krisis adab dan moral dan mesti dan mesti ditingkatkan,” ungkap Teuku Zacky.

 

Informasi itu ia peroleh berasal dari ibu keliru satu korban.

News Feed