Menjadi Muslim Kreatif Oleh: Khairunnas

- Penulis Berita

Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com -Tuhan telah memberikan setiap manusia otak untuk berpikir. Otak merupakan organ yang paling kompleks pada manusia. Otak memproduksi pikiran sadar yang menakjubkan. Dengan otak kita memiliki kesadaran akan diri dan lingkungan kita. Otak juga membuat kita memiliki kemampuan untuk melakukan pilihan secara bebas dalam menghadapi dunia.

Otak membuat manusia mampu berpikir secara terstruktur, memungkinkannya memiliki perasaan, dan menjadi jembatan bagi kesadaran spiritual sehingga memahami makna dan nilai dari kehidupan. Otak juga memberi manusia kemampuan untuk meraba, merasakan sentuhan, memiliki penglihatan, penciuman, dan berkomunikasi.

Otak merupakan tempat menyimpan memori bagi manusia. Di dalam otak ribuan bahkan jutaan memori dapat disimpan. Memori itu direkam sepanjang kehidupan manusia. Oleh sebab itu, selama manusia hidup, otak akan terus merekam setiap peristiwa yang dialaminya atau informasi yang diterimanya.

Sebagai agama yang paripurna, Islam menempatkan fungsi otak sebagai bagian penting bagi kehidupan manusia. Dalam berbagai ayat Allah Swt memerintahkan manusia untuk memaksimalkan kerja otaknya dengan memperhatikan fenomena-fenamena alam, memikirkan keindahan ciptaan Allah Swt, serta merenungi langit, bumi, jiwa dan semua makhluk yang ada di alam raya. Perintah itu tentu dikarenakan manusia mampu untuk melakukannya. “…..(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Q.S. Ali Imran: 191).

“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka.” (Q.S. Ar-Rum: 8). “Katakanlah, berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya!” (Q.S. Al-Ankabut: 20). “Katakanlah, ‘Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi’.” (Q.S. Yunus: 101). “Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan?” (Q.S, At-Thariq: 5).

Al-Qur’an telah meletakkan dasar pemikiran ilmiah yang dimulai dengan mengadakan pengamatan, mengumpulkan data, menarik kesimpulan, dan menguji kebenaran kesimpulan tersebut. Perintah Al-Qur’an agar manusia mengamati dan merenung merupakan motivasi agar ummat Islam melakukan kajian ilmiah dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Al-Qur’an memberikan kebebasan bagi otak manusia untuk menyingkap segala kebenaran. Islam memerangi taklid yang berpegang teguh pada pandangan-pandangan lama tanpa meninjau dan mengujinya kembali.  Ummat Islam harus kreatif dan berusaha melakukan terobosan-terobosan baru yang inovatif untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya. Rasulullah Saw menyeru ummatnya untuk  memikirkan ayat-ayat dan kehebatan ciptaan Allah Swt. Merenungi dan memikirkan ciptaan Allah Swt termasuk ibadah yang paling utama.

Nabi Saw senantiasa memotivasi para sahabat untuk mengembangkan kemampuan bernalar, berpikir kreatif dan inovatif. Disebutkan bahwa Rasulullah Saw pernah bertanya kepada Mu’adz bin Jabal ketika beliau akan mengutusnya ke Yaman: “Bagaimana kau memutuskan perkara?” Jawabnya: “Aku akan memutuskan dengan apa yang ada dalam kitabullah.” Tanya Rasul lagi: “Jika tidak ada dalam kitabullah?” Jawab Mu’adz: “Maka dengan sunnah Rasulullah Saw.” Tanya Rasul: “Jika tidak ada dalam sunnah Rasulullah?” Jawab Mu’adz: “Aku akan berijtihad dengan akalku.” Rasulullah Saw bersabda: “Segala puji bagi Allah yang memberi taufik kepada utusan Allah.” (H.R. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Rasulullah Saw memotivasi para sahabat untuk berpikir dan bernalar secara argumentatif jika menghadapi permasalahan yang tidak ditemukan hukumnya di dalam Al-Qur’an atau sunnah. Praktek yang sama seyogyanya juga bisa dilakukan dalam menjawab berbagai permasalahan ummat Islam dewasa ini.

Islam adalah agama yang sangat menganjurkan pemeluknya untuk menggunakan nalar dan berkreasi. Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang membuat sunnah (kebiasaan) yang baik dalam Islam maka ia mendapat pahala sunnah itu dan pahala orang-orang yang mengamalkan sunnah itu setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barang siapa membuat sunnah (kebiasaan) yang jelek dalam Islam maka ia mendapat dosa sunnah itu dan dosa orang-orang yang mengamalkan sunnah itu setelahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” (H.R. Muslim). Sabda Rasulullah Saw ini seyogyanya menjadi motivasi bagi ummat Islam agar menciptakan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi manusia. Rasulullah Saw menyatakan orang yang melakukannya akan diganjar pahala yang berlipat ganda dan tidak pernah berhenti selama orang lain memperoleh manfaat dari yang dia ciptakan.*Wakil Ketua Yayasan Perguruan Al-Iman, Bojonggede, Bogor

Berita Terkait

Primagen.id Tes Minat Bakat dan Potensi diri Mengadakan Kegiatan Road Show To Pesantren dan UMKM Se Banten Bersama FORBIS IKPM Gontor
Kemput And The Soekono Band Kenalkan Single Debut Berjudul “Tak Ada Lagi”
Ini dia, 3 Narasumber Pelatihan Literasi Santri di Pesantren & Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia yang Paling di Rekomendasikan
Ini Dia, 3 Lembaga Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia yang Bisa Menjadi Pilihanmu
2 Tokoh Pembicara / Narasumber “Ruh Mudarris” Mambangun Spirit Daya Juang Lembaga Pendidikan yang sangat populer di Indonesia
3 Tokoh Praktisi dan Narasumber Pilihan Tentang Branding Sekolah Islam di Indonesia
Cerita Walikota Depok Supian Suri Terjun Langsung Ke Lokasi Bencana Sumatera: Kondisinya Sangat Prihatin Sekali!
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:45 WIB

Wamendag Dyah dan Wawalkot Depok Bersih-Bersih Pasar Cisalak dalam Gernas Mapan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:39 WIB

PMI Kota Depok Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini kepada Siswa MI Fahmil Quran Plus

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:27 WIB

Pemerintah Tanggapi Hasil Survei Indikator: Pemberantasan Korupsi Jadi Faktor Utama Kepercayaan Publik

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23 WIB

Inovasi Edukasi Keselamatan Berkendara Indonesia Raih Pengakuan Internasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:19 WIB

Hyundai Perkenalkan All-New Santa Fe XRT di IIMS 2026, Ini Skema DP dan Cicilannya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hadapi Ancaman Militer Donald Trump, Presiden Iran Pilih Tempuh Jalur Dialog Damai

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Sentuhan Personal di Tengah Kota, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Klaim Militan Keluar dari Terowongan

Berita Terbaru