Pemerintah Cegah Stunting Melalui Tim Pendamping Keluarga

- Penulis Berita

Minggu, 20 Maret 2022 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Kementerian Agama (Kemenag) telah meluncurkan program pendampingan, konseling dan edukasi pada calon pengantin tiga bulan sebelum menikah. Program ini bertujuan untuk mencegah pasangan melahirkan anak stunting.

Tingginya kasus stunting memang jadi ancaman bagi masa depan kualitas SDM Indonesia. Sebab, anak stunting tidak hanya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil tetapi juga cenderung memiliki kecerdasan yang rendah.

Saat ini, angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi, berkisar di angka 24,4 persen. Padahal pemerintah punya target untuk menurunkannya pada angka 14 persen pada tahun 2024. Dalam waktu yang hanya tersisa dua tahun ini pemerintah membuat program unggulan agar target penurunan stunting tercapai.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220318/pesantren-modern-primago-depok-gelar-perfotoan-santri-untuk-dokumentasi-tahunan.html

Program percepatan penurunan stunting melibatkan semua steak holder pemerintahan, khususnya BKKBN, Kemenkes, dan Kemenag. Namun ujung tombak dari semua program ini adalah Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah dibentuk di seluruh Indonesia.

Hal ini terlihat dari pantauan di lapangan, seperti di Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Sejak Oktober 2021 tahun lalu, TPK di kelurahan tersebut telah terbentuk. TPK yang terdiri dari Bidan, Kader KB dan PKK telah mulai bergerak mendata sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan ibu melahirkan. “Kami sudah mulai mendata sasaran sosialisasi pencegahan stunting, yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan ibu melahirkan,” ujar Herawati, Kader TPK Karadenan.

TPK adalah lini terdepan dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, kader TPK sangat berharap dukungan dari semua pihak agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik. “Kami berharap dukungan semua pihak, agar kami dapat membantu pemerintah menurunkan stunting di wilayah masing-masing,” ujar Herawati./Naz

Berita Terkait

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:01 WIB

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tampil dan Hadiri Kegiatan Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Al Muhajirin Depok

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:22 WIB

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Berita Terbaru