Presiden Jokowi dan Kapolri Akan Mengusut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang

- Penulis Berita

Senin, 3 Oktober 2022 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Presiden Jokowi meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut tuntas dan menginvestigasi tragedi Kanjuruhan Malang.

Tragedi itu menewaskan 127 orang usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Selain itu, Jokowi juga meminta PSSI menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.

“Kapolri lakukan investagasi dan mengusut tuntas kasus ini. Saya menyesalkan dan saya berharap ini tragedi terakhir sepakbola di tanah air,” kata Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden.

Dia mengatakan sudah meminta Menkes dan Gubernur Jatim untuk memonitor khusus layanan medis kepada para korban agar dapatkan layanan terbaik. Dia juga meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan elavuasi menyeluruh terkait pelaksanaan kompetisi sepakbola di Indonesia.

Saya perintahkan pada Menpora, Kapolri, dan Ketum PSSI untuk evaluasi menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola dan prosedur keamanannya,” tegas Jokowi.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengakui ada penumpukan suporter setelah gas air mata ditembakkan. Hal tersebut membuat para pendukung Arema FC sesak napas dan kekurangan oksigen. Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar.

Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen, tim medis pun mencoba menolong,” kata Nico.

Laga bertajuk derby Jatim ini berjalan aman dan kondusif. Akan tetapi menjadi tragedi setelah pertandingan usai. Ribuan Aremania berupaya masuk ke lapangan menghampiri tim Arema yang berada di tengah lingkaran kick off. Penonton, kata dia, kecewa karena tim kesayangannya kalah dari Persebaya.

Menurutnya rasa kecewa itu menggerakkan massa suporter untuk masuk ke lapangan untuk mencari pemain dan offisial.

Berita Terkait

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:37 WIB

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:49 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru