Tiga Pilar Kecamatan Limo Gelar Operasi Yustisi, Warga Limo Tak Patuh Protkes Bakal Ditindak

- Penulis Berita

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Limo – Dalam acara Rakor penanganan Covid-19, dan PPKM Skala mikro Kecamatan Limo, Wakapolsek Limo menyampaikan, jajaran TNI-Polri hingga Satpol PP Kecamatan Limo akan menggelar operasi yustisi dalam rangka menekan penyebaran virus Corona. Memastikan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) diterapkan.

Sasaran dalam operasi ini adalah kerumunan warga dan pendisiplinan warga yang tidak bermasker.
“Saya ingin menyampaikan bahwa operasi yustisi terkait dengan kerumunan warga, tidak pakai masker. Kenapa masker? Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan kita akan tegas ya untuk mengenakan operasi ini,” jelas Wakapolsek Limo Wakapolsek, AKP Jajang Rahmat bersama Danrami 07 Limo, Kapten Inf Robianto, Rabu (16/6/2021) di aula kantor Kecamatan Limo.

Jajang mengatakan, operasi yustisi ini akan digelar setiap setiap saat. Hal ini sesuai perintah Polda Metro Jaya dan Kapolres Metro Depok, akan berkoordinasi lebih lanjut terkait pelaksanaan operasi yustisi ini.

“Akan dilakukan sepanjang hari, ada pagi, siang, dan ada beberapa daerah yang menerapkan jam malam, kita akan juga operasi pada malam hari. Kita akan koordinasikan dengan Satgas Kecamatan Limo dan jajaran Lurah, untuk bergabung dengan sesuai apa yang kita rencanakan,” katanya.

Sementara Danrami 07 Limo, Kapten Inf Robianto menambahkan, nantinya sasaran operasi yustisi diprioritaskan di lokasi yang menjadi klaster Corona. Terkait hal ini, pihak kepolisian akan meminta data klaster di satgas Kecamatan dan puskesmas Limo.

“Tentunya juga kita meminta satgas Kecamatan klaster mana yang rawan, kita akan jaga di sana. Kita akan ada, TNI-Polri di sana ada Satpol PP juga,” lanjutnya.

Tujuannya lanjut Danramil, adalah untuk meminimalkan penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi mungkin jangan kaget kalau ada polisi, ada TNI, ada Satpol PP, dan ada tenaga Kesehatan, tujuan kita bukan untuk tujuan represif.

“Tujuan kita untuk menyelamatkan. Kita tidak mau ada korban lagi. Korban orang tua yang punya anak dan lainnya. Ini yang kita antisipasi,” sambungnya. (adi).

Berita Terkait

Kapolres Metro Depok Berikan Motor dan Modal Usaha Kepada Pedagang Es Gabus Viral
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Badan Kehormatan DPRD Depok Akan Tindak Anggota Dewan Terlibat Jual Beli Proyek Pokir
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini
8 Ormas di Depok Tanda Tangan Nota Kesepahaman Tolak Aksi Premanisme

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:36 WIB

Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran

Kamis, 16 April 2026 - 10:29 WIB

Bimbingan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek: Primago Bimbel Masuk Gontor Profesional, Berkualitas, dan 100% Lulus Masuk Gontor

Kamis, 16 April 2026 - 10:14 WIB

Bimbel Primago Bimbel Masuk Pesantren Gontor Terbaik & No 1 di Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 09:51 WIB

Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Senin, 13 April 2026 - 08:44 WIB

Fernando Nikky Garyson, Youtuber Cilik Asal Koja Jakarta Utara

Sabtu, 11 April 2026 - 14:57 WIB

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:56 WIB

Momentum Buka Puasa Bersama 2026, Satu Meja, Satu Visi, Satu Persepsi Wujudkan Cahaya Kebersamaan Masyayikh Primago

Berita Terbaru