Walikota Depok Kunjungi Simulasi PTM Terbatas Hari Pertama Berjalan Lancar

- Penulis Berita

Selasa, 28 September 2021 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Depok – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok hari ini menyelenggarakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas selama dua hari yakni pada 28-29 September 2021. Simulasi PTM Terbatas akan dilaksanakan untuk jenjang pendidikan tingkat SD dan SMP.

“Kegiatan simulasi tersebut dilaksanakan di seluruh SD dan SMP di Kota Depok,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wijayanto, Selasa (28/9/2021) di Balaikota Depok, usai hadiri pengukuhan Dewan Pendidikan Kota Depok.

Hari pertama simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di Kota Depok disambut gembira oleh peserta didik. Seperti halnya yang tepantau di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mampang, Kota Depok.

Selain saat tiba di halaman sekolah, para peserta didik pun juga terlihat antusias mendengarkan materi pelajaran yang disampaikan guru. Mereka terlihat menempati tempat duduk yang telah ditata sesuai protokol kesehatan.

“Untuk satu rombel (rombongan belajar) ada sebanyak 15 peserta didik yang mengikuti PTM,” ujarnya.

Meski para peserta didik dan pengajar terlihat antusias, Wijay menjelaskan, pihaknya tetap mengantisipasi dan mewaspadai penyebaran Covid-19 di sekolah yang ia pimpin.

“Tetap waspada, seluruh siswa yang tiba di sekolah kita periksa suhu tubuhnya. Demikian pula dengan para pengajar. Tidak boleh bersalaman, pakai masker, dan jaga jarak.” ujarnya.

“Standar ketat protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah, tetap kita terapkan disini,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hari ini mulai menyelenggarakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Kegiatan tersebut dilaksanakan di seluruh SD dan SMP di Kota Depok.

Wijayanto mengatakan, sebelum pelaksanaan simulasi PTMT terbatas, pihaknya telah melaksanakan monitoring. Monitoring dilaksanakan pada seluruh sekolah dari jenjang TK sampai SMP negeri maupun swasta selama 20 hari.

“Kami akan menyelenggarakan simulasi selama dua hari berturut-turut pada Selasa dan Rabu mendatang. Dari monitoring, seluruh sekolah bisa dikatakan sudah siap,” ujarnya.

Wijayanto menyebut, selama simulasi PTMT, proses belajar mengajar dibatasi dengan jumlah rombongan belajar (rombel), hingga siswa pulang ke rumah baik dijemput ataupun tidak. Sambungnya, peran wali kelas juga sangatlah penting untuk memantau agar siswa langsung pulang ke rumah masing-masing.

“Diharapkan setiap sekolah mempersiapkan sosialisasi kepada keluarga besar sekolah. Baik berupa video, pamflet, maupun brosur ke orang tua siswa,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Depok Muhammad Idris usai acara Pengukuhan Dewan Pendidikan mengatakan, pelaksanaan simulasi PTMT Terbatas, telah melaksanakan monitoring di seluruh sekolah dari jenjang TK sampai SMP negeri maupun swasta selama 20 hari.

“Simulasi selama dua hari berturut-turut pada Selasa (28/9) dan Rabu (29/9). Dari monitoring, seluruh sekolah bisa dikatakan sudah siap, terutama terkait fasilitas protokol kesehatan (prokes),” terang Idris, di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Wijayanto, di Balaikota.

Idris menambahkan, selama simulasi PTM Terbatas, proses belajar mengajar dibatasi dengan jumlah rombongan belajar (rombel), hingga siswa pulang ke rumah baik dijemput ataupun tidak.

“Naah ini yang paling penting Wali kelas juga ikut memantau agar siswa langsung pulang ke rumah masing-masing. Diharapkan setiap sekolah mempersiapkan sosialisasi kepada keluarga besar sekolah. Baik berupa video, pamflet, maupun brosur ke orang tua siswa,” jelasnya.

Lanjut Idris, simulasi PTM Terbatas jenjang SMP dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Wilayah Barat, Tengah, dan Timur dengan masing-masing satu sekolah negeri dan swasta. Wilayah Timur di SMPN 4 Depok dan SMP YAPPA, Wilayah Tengah di SMPN 5 dan SMP Al-Muhajirin, serta Wilayah Barat di SMPN 18 dan SMP Al-Hasra.

“Lalu kami bagi harinya. Contoh di hari Selasa tiga sekolah, dan Rabu tiga sekolah sisanya. Terus kami minta untuk satuan pendidikan di atas agar mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar. Jika bagus bisa menjadi contoh sekolah lainnya,” tuturnya.

Untuk jenjang SD, Idris diinstruksikan agar seluruhnya melaksanakan simulasi PTM Terbatas serta mematuhi pola-pola pembatasan dan prokes.

Setelah simulasi dilakukan, pihaknya bersama stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menyiapkan pelaksanaan PTM pada Senin (4/10) mendatang.

“Simulasi nanti tidak menghadirkan seluruh siswa di sekolah. Tetapi hanya kelas tingkat tinggi dan rendah saja, contohnya di SD hanya kelas 1 dan 6 diisi dalam kelompok kecil yaitu 15 siswa. Sementara SMP, hanya diisi kelas 9 yang juga dibagi kelompok kecil karena mereka sudah punya pengalaman belajar offline sebelum pandemi. Setelah itu, baru kami persiapkan pelaksanaan PTM pada Senin (4/10),” pungkasnya. (Adi).

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Satpol PP Tertibkan Ratusan Lapak PKL dan Bangli di Sekitar Stasiun Depok Lama
Menteri Lingkungan Hidup Bersama Wakil Walikota Depok Chandra Rahmansyah Turun Langsung Bersihkan Sungai Cipinang
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Masyarakat Kedaung Apresiasi Program MBG: 47 Orang Masyarakat Kedaung Dikaryakan setiap SPPG 
Supian Suri Dorong Dishub Depok Bentuk Tim Reaksi Cepat
Supian Suri Apresiasi Peran PKK Depok Dukung Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:45 WIB

Wamendag Dyah dan Wawalkot Depok Bersih-Bersih Pasar Cisalak dalam Gernas Mapan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:39 WIB

PMI Kota Depok Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini kepada Siswa MI Fahmil Quran Plus

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:27 WIB

Pemerintah Tanggapi Hasil Survei Indikator: Pemberantasan Korupsi Jadi Faktor Utama Kepercayaan Publik

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23 WIB

Inovasi Edukasi Keselamatan Berkendara Indonesia Raih Pengakuan Internasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:19 WIB

Hyundai Perkenalkan All-New Santa Fe XRT di IIMS 2026, Ini Skema DP dan Cicilannya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hadapi Ancaman Militer Donald Trump, Presiden Iran Pilih Tempuh Jalur Dialog Damai

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Sentuhan Personal di Tengah Kota, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:58 WIB

Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Klaim Militan Keluar dari Terowongan

Berita Terbaru