Waspadai Kecurangan Penghitungan Suara di Tingkat PPK

- Penulis Berita

Kamis, 10 Desember 2020 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok telah memasuki tahap penghitungan (rekapitulasi) suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setelah sehari sebelumnya masyarakat telah menggunakan hak pilihnya pada TPS masing-masing.

Molornya agenda penghitungan rekapitulasi suara di tingkat PPK diseluruh Kecamatan se Kota Depok, semula diagendakan jam 09.00 WIB, berdasarkan pantauan relawan Komunitas Pemuda Depok dilapangan dan informasi dari beberapa Kecamatan hingga pukul 16.00 wib belum ada satupun PPK yang sudah mulai melakukan penghitungan.Demi memastikan, KUDA Depok langsung berkoordinasi dengan Saefudin ketua PPK Kecamatan Bojongsari.

“belum ada kepastian apakah rekapitulasi ini akan dilaksanakan menggunakan aplikasi situng atau manual”jelas Aef panggilan akrabnya.

Sekretaris KUDA Depok, Hilal Hadiana merasa kejadian ini mengundang kecurigaan dengan adanya upaya-upaya yang tidak sehat dari pihak tidak lawan yang tidak puas dengan hasil pemungutan suara.

“Sejak awal kami sudah curiga dengan situasi ini, karena kami sudah menemukan fakta-fakta berupa video dan gambar yang diframing untuk mengaburkan keyakinan masyarakat atas kemenangan yang sudah diraih oleh Paslon 2,”ujar Hilal Hadiana sekjen Kuda Depok yang turun langsung ke lokasi Penghitungan rekapitulasi suara PPK Kecamatan Bojongsari.Sementara, Kuda Depok, sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan relawan lain untuk melakukan pengawalan dan pengawasan secara seksama pada proses penghitungan di tingkat PPK ini.

“kepada seluruh relawan Idris-Imam se Kota Depok, kami imbau agar melakukan hal yang sama pada PPK dimasing-masing wilayahnya, untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak di inginkan.Lebih lanjut dikatakannya, sementara ini aplikasi sirekap KPU  sedang down. Inilah yang harus diwaspadai dan harus diawasi selama 24 jam keberadaan kotak suara di tingkat PPK.

” KPU tidak bisa melakukan penghitungan secara manual karena berdasarkan aturan yang ada, berbunyi rekapitulasi dilakukan dengan aplikasi sirekap, dan di pastikan penghitungan pleno hasil akan dilaksanakan Jumat (11/12/2020).

Berita Terkait

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi
Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School
BKPSDM Depok Tegaskan PPPK Paruh Waktu Baru Bisa Ajukan Cuti Tahunan Setelah Masa Kerja 1 Tahun
Lurah Rangkapan Jaya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Warga Terbantu Jelang Ramadan
Depok Perkuat Komitmen Integritas di Sektor Pemberdayaan Masyarakat
Media Israel: Indonesia Akan Jadi Negara Pertama yang Kerahkan Tentara ke Gaza
Terungkap Siasat 11 Tersangka Korupsi Limbah Sawit Rugikan Negara Rp 14 T
Eksodus Massal Warga Selandia Baru ke Australia, Tergiur Gaji Rp1 Miliar Per Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:03 WIB

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:57 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:01 WIB

BKPSDM Depok Tegaskan PPPK Paruh Waktu Baru Bisa Ajukan Cuti Tahunan Setelah Masa Kerja 1 Tahun

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:59 WIB

Lurah Rangkapan Jaya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Warga Terbantu Jelang Ramadan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:56 WIB

Depok Perkuat Komitmen Integritas di Sektor Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:50 WIB

Terungkap Siasat 11 Tersangka Korupsi Limbah Sawit Rugikan Negara Rp 14 T

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:47 WIB

Eksodus Massal Warga Selandia Baru ke Australia, Tergiur Gaji Rp1 Miliar Per Tahun

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:42 WIB

Bahar bin Smith Resmi Minta Maaf Usai Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser

Berita Terbaru