Wujudkan Generasi Anti Bullying, PD PAB MUI Dorong Penguatan Akhlaqul Karimah

Siaranjabodetabek.com, Jakarta – Pusat Dakwah Perbaikan Akhlak Bangsa MUI mendorong akhlaqul karimah sebagai solusi menghadapi bullying di masyarakat. Hal ini digagas dalam Talkshow Akhlak Bangsa bertajuk Generasi Anti Bullying dengan Akhlaqul Karimah yang digelar di Aula Buya Hamka Kantor MUI Pusat pada Rabu (13/3/2024).

KH. Nurul Badruttamam, Sekretaris PDPAB MUI menyampaikan pentingnya mengembalikan peran akhlak dalam mengatasi problem bullying yang sedang marak di masyarakat.

“Akhlaqul karimah menjadi kunci mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini, dengan mengedepankan karakter mulia dalam mengatasi masalah,” tutur Kyai Nurul.

Sementara itu, Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Dr. H. M. Sidik Sisdiyanto dalam paparannya menyampaikan pentingnya penanaman akhlak sejak dini.

“Hal ini dapat membantu membangun lingkungan yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang. Melalui pembelajaran nilai-nilai kebaikan, seperti kesabaran, toleransi, dan kejujuran, individu akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menghormati dan menghargai keberagaman dalam masyarakat, ini yang harus ditanam sejak dini,” tutur Sidik.

Hena Rustiana, Ketua Yayasan Pesantren Ramah Anak, memamparkan tontonan memengaruhi perilaku bullying pada anak.

“Televisi dan media cetak membentuk pola perilaku bullying dari segi tayangan yang mereka tampilkan. Survei yang dilakukan salah satu media massa, memperlihatkan bahwa :56,9% anak meniru adegan-adegan film yang ditontonnya, umumnya mereka meniru geraknya 64% dan kata-katanya 43%,” jelasnya.

Hena menerangkan dalam perilaku bullying harus ada perilaku tegas terhadap pelaku dan mengajak korban untuk menceritakan ke orang yang dapat dipercaya supaya mendapatkan perlindungan dan solusi.

Agenda ini diikuti oleh Guru Bimbingan Konseling perwakilan dari MTsS/SMPN/MTsN, MAN/MAS/SMAN Se-DKI Jakarta.

News Feed