Cegah Stunting, BKKBN Rekrut Tim Pendamping Keluarga

- Penulis Berita

Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka percepatan penurunan kasus stunting di Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membentuk Tim Pendamping Keluarga. Pembentukan Tim Pendamping Keluarga ini akan dilakukan di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Saat ini, petugas lini lapangan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana) yang terdiri dari Penyuluh KB, PLKB, Tenaga Penggerak Desa (TPD) seluruh Indonesia telah bergerak di wilayah masing-masing untuk melakukan rekrutmen terhadap Tim Pendamping Keluarga. Setiap tim terdiri dari 3 orang, mewakili unsur Bidan/Tenaga Medis, Kader atau Institusi Masyarakat Pedesaaan (IMP), dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Jumlah tim di setiap desa atau kelurahan akan berbeda-berbeda, tergantung jumlah penduduk di wilayah tersebut menurut hasil Pendataan Keluarga tahun 2021. Namun BKKBN telah menetapkan jumlah sasaran untuk setiap Tim Pendamping Keluarga yaitu sebanyak 150. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan banyak tenaga bidan/tenaga medis untuk menyukseskan program percepatan penurunan stunting ini.

Tim Pendamping Keluarga ini bertugas memberikan edukasi, sosialisasi dan screening pencegahan stunting pada tiga kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan anak bawah dua tahun. Ketiga kelompok sasaran ini memang yang paling beresiko tinggi mengalami kasus stunting. “Tim Pendamping Keluarga bertugas mendata dan melakukan pendampingan pada calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga resiko tinggi stunting,” ujar Dr (HC) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. (OG)K, Kepala BKKBN di kanal Youtube Rumah Baca PKB/PLKB./Naz       

Berita Terkait

Buka Penerimaan Santri (PSB) Tahun Ajaran 2026-2027, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Wajo Menjadi Pilihan Tepat dan Terbaik Bagi Orang tua yang sedang mencari Pesantren
Primagen.id Tes Minat Bakat dan Potensi diri Mengadakan Kegiatan Road Show To Pesantren dan UMKM Se Banten Bersama FORBIS IKPM Gontor
Kemput And The Soekono Band Kenalkan Single Debut Berjudul “Tak Ada Lagi”
Ini dia, 3 Narasumber Pelatihan Literasi Santri di Pesantren & Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia yang Paling di Rekomendasikan
Ini Dia, 3 Lembaga Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia yang Bisa Menjadi Pilihanmu
2 Tokoh Pembicara / Narasumber “Ruh Mudarris” Mambangun Spirit Daya Juang Lembaga Pendidikan yang sangat populer di Indonesia
3 Tokoh Praktisi dan Narasumber Pilihan Tentang Branding Sekolah Islam di Indonesia
Cerita Walikota Depok Supian Suri Terjun Langsung Ke Lokasi Bencana Sumatera: Kondisinya Sangat Prihatin Sekali!

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:10 WIB

Buka Penerimaan Santri (PSB) Tahun Ajaran 2026-2027, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Wajo Menjadi Pilihan Tepat dan Terbaik Bagi Orang tua yang sedang mencari Pesantren

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:08 WIB

Gerakan Primago Peduli, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago dan Pecinta Anak Yatim (Pay Do IT) Tunaikan 276Jt Untuk Program Beasiswa Pendidilan Laskar Langit Tahun Ajaran 2025-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:01 WIB

Bukber Keluarga Besar Dirgantara AIA Group 2026: Perkuat Silaturahmi TL Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:37 WIB

Masjid Baitul Kamal Balai Kota Depok Gelar Itikaf 10 Malam Terakhir Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:28 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:02 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:59 WIB

Alia Hospital Biayai BPJS Ketenagakerjaan 500 Ojol, Pemkot Depok Beri Apresiasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:54 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Berita Terbaru