Bioskop Alternatif Kampus UI Depok Jadi Wadah Perkembangan Industri Perfilman Indonesia

- Penulis Berita

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com, Depok – Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D., menyampaikan bahwa kampus dapat menjadi ruang strategis untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif, khususnya industri perfilman.

“Kehadiran bioskop alternatif di kampus seperti ini bukan hanya dapat menarik minat generasi muda, tetapi juga menciptakan kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan industri,” tutur Padang Wicaksono dalam acara Vocast Talks x Ruang Sinema, Auditorium Vokasi UI, Kampus Depok, Rabu (08/01/2025).

Padang Wicaksono juga menyoroti potensi kampus sebagai wadah kreatif bagi mahasiswa yang memiliki
kemampuan memproduksi film.

“Bioskop alternatif dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendistribusikan film-film mereka sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekosistem perfilman Indonesia. Semoga program ini dapat diwujudkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dr. Mohammad Amin, M.Sn., M.A., Direktur Industri Kreatif Musik, Film, dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ia menekankan bahwa pentingnya bioskop alternatif untuk mendukung pertumbuhan industri film
Indonesia.

Menurut Mohammad Amin, meskipun jumlah bioskop di Indonesia telah mencapai 517 pada 2024, angka
ini masih terlalu kecil untuk menjangkau populasi 280 juta jiwa.

“Selain bioskop kelas atas, kehadiran bioskop kelas menengah ke bawah yang terjangkau adalah kunci utama untuk memperluas akses masyarakat terhadap film lokal. Bioskop ini diharapkan tidak hanya menayangkan film populer, tetapi juga memberi ruang lebih besar bagi film-film lokal,” papar Mohammad Amin.

Dirinya menambahkan, bahwa bioskop alternatif dapat memanfaatkan ruang-ruang publik seperti creative hub, museum, perpustakaan, dan kampus.

“Bioskop alternatif bisa dirancang dalam dua format: central (menetap) dan pop-up (mobile). Dengan langkah ini, distribusi dan pasar produk kreatif film bisa semakin meluas, baik di dalam negeri maupun internasional,” tukasnya.

Berita Terkait

Daftar Tanggal Merah Mei 2026, Ada Banyak Long Weekend !!!
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap
Bulan Apa Mulai Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG
Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Anugerah Sehat Afiat Jadi Harapan Warga Luar Daerah
DPRD Kota Depok Tekankan Evaluasi SPPG Jelang Verifikasi Nasional 2026
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Sidak SPPG, Chandra Rahmansyah Tegaskan Standar Ketat Program MBG
Warga Depok Harap Bersiap! Dinas PUPR Kebut Perbaikan Jalan di Sejumlah Titik, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:24 WIB

Daftar Tanggal Merah Mei 2026, Ada Banyak Long Weekend !!!

Senin, 20 April 2026 - 10:22 WIB

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 20 April 2026 - 10:19 WIB

Bulan Apa Mulai Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG

Senin, 20 April 2026 - 10:17 WIB

Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Anugerah Sehat Afiat Jadi Harapan Warga Luar Daerah

Senin, 20 April 2026 - 10:15 WIB

DPRD Kota Depok Tekankan Evaluasi SPPG Jelang Verifikasi Nasional 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:11 WIB

Sidak SPPG, Chandra Rahmansyah Tegaskan Standar Ketat Program MBG

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Warga Depok Harap Bersiap! Dinas PUPR Kebut Perbaikan Jalan di Sejumlah Titik, Ini Daftarnya

Senin, 20 April 2026 - 10:01 WIB

Trump Dilaporkan “Tantrum” Akibat Pilot AS Hilang di Iran, Ajudan Sampai Blokir Akses ke Ruang Situasi

Berita Terbaru

Artikel

Daftar Tanggal Merah Mei 2026, Ada Banyak Long Weekend !!!

Senin, 20 Apr 2026 - 11:24 WIB

Artikel

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 20 Apr 2026 - 10:22 WIB