Chandra Rahmansyah Soroti Data Pengangguran dan Kemiskinan Depok dalam Kampanye di Sawangan

- Penulis Berita

Sabtu, 23 November 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, dalam acara kampanye di Sawangan. (Foto: Istimewa)

Calon Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, dalam acara kampanye di Sawangan. (Foto: Istimewa)

Depok, Siaranjabodetabek.com – Calon Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengkritik tajam permasalahan pengangguran dan kemiskinan di Kota Depok saat berkampanye di wilayah Sawangan, Sabtu (23/11/2024). Ia menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya angka pengangguran serta ketimpangan ekonomi yang kian melebar.

“Data BPS mencatat ada 23.000 lulusan SMP yang tidak terserap, sementara kursi pendidikan hanya tersedia untuk 4.800 orang. Ini fakta, bukan karangan. Bagaimana mungkin data ini dibilang salah oleh Paslon 01?” ujar Chandra di hadapan para pendukungnya.

Chandra juga mengungkapkan bahwa jumlah masyarakat miskin di Depok meningkat signifikan sejak 2006, saat pemerintahan PKS mulai berkuasa. “Pada 2006, jumlah masyarakat miskin di Depok sekitar 35.000 orang. Kini, di 2023, angkanya melonjak menjadi 65.000. Ini naik atau turun? Apakah kita mau melanjutkan tren ini?” tegasnya.

Ia juga membantah klaim pemerintah kota soal penurunan angka pengangguran. Menurutnya, angka pengangguran yang disebut turun dari 80.000 ke 72.000 pada 2023 tidak mencerminkan perbaikan nyata.

“Jika dibandingkan dengan 2019, jumlahnya sama, masih 72.000 orang. Jadi, apa yang sebenarnya membaik?” katanya.

Lebih lanjut, Chandra menyoroti gini rasio Depok yang meningkat menjadi 0,4. Angka ini, menurutnya, mencerminkan tingginya ketimpangan ekonomi. Ia juga menegaskan bahwa Depok merupakan kota termahal keempat di Indonesia, sebuah ironi mengingat mayoritas pendapatan warganya berasal dari Jakarta.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Depok memang tinggi di angka 82,5. Tapi ini bukan semata hasil kerja pemerintah kota. Sebagian besar warga Depok bergantung pada Jakarta untuk pendidikan, pendapatan, dan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Dalam orasi tersebut, Chandra menekankan pentingnya kepemimpinan baru untuk membawa perubahan nyata bagi warga Depok. Ia menyerukan agar warga tidak lagi terjebak dalam retorika semu dan beralih mendukung pasangan Supian Suri-Chandra Rahmansyah pada Pilkada 2024.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026
Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru