siaranjabodetabek.com – Bakal Cawalkot Depok Supian Suri optimis dapat mengubah Kota Depok yang sebelumnya sebagai kota intoleran, menjadi kota toleran. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Wakil Ketua FKUB Kota Depok Periode 2007-2012, JB Joko Suhuno saat kegiatan diskusi kebangsaan Depok menuju toleransi.
“Kami rasa dengan kehadiran Supian Suri bisa jadikan Kota Depok yang bertoleransi,” tutur Joko Suhuno.
Dirinya menjelaskan, adanya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 8 dan No. 9 Tahun 2006 tentang izin mendirikan rumah ibadah. Peraturan bersama itu hakekatnya ada kehadiran pimpinan daerah saat peringatan hari raya keagamaan di rumah ibadah seperti halnya kebaktian.
“Selain itu, selama empat dekade ini masih marak dan terjadi intoleransi seperti yang dialami anak-anak atau siswa di sekolah. Untuk menghilangkan intoleran di Kota Depok sangat sederhana yaitu dengan mengganti kepemimpinan sekarang. Ya kita ganti rezimnya bukan sekadar orangnya saja,” jelasnya.
Joko Suhuno menambahkan, apa yang telah disampaikan pada dialog kebangsaan ternyata sudah ada sosok tersebut.
“Kami rasa Supian Suri bisa mengubah Depok intoleransi menjadi kota yang bertoleransi. Kami mengajak umat Kristiani untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Pilkada Depok. Kami berikan hak suara di Pilkada Depok pada 27 Nopember 2024 dan jangan golput. Agar perubahan di Kota Depok yang diinginkan bisa tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, Supian Suri menegaskan, pihaknya akan berupaya menghapus stigma Depok sebagai kota intoleran.
“Kami bersama-sama masyarakat Depok ingin menciptakan Kota Depok yang bertoleransi, dan siap melayani semua masyatakat Kota Depok tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras,” kata Supian Suri.








