PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan untuk Cegah Stunting

- Penulis Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pencegahan Stunting di Rusun Rorotan bersama PTTEP dan Dompet Dhuafa (Foto Istimewa)

Kegiatan Pencegahan Stunting di Rusun Rorotan bersama PTTEP dan Dompet Dhuafa (Foto Istimewa)

Siaranjobodetabek.com – Upaya pencegahan stunting di kawasan permukiman padat terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Memperingati Hari Puncak Ulang Tahun ke-11 Gerai Sehat Rorotan (GSR), PTTEP Indonesia bersama Dompet Dhuafa menggelar edukasi gizi dan layanan kesehatan bagi ibu hamil serta balita di Rusun Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan bertema “A Great Generation Without Stunting, Yes We Can” ini menyasar ratusan warga, yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki balita, kader Posyandu, hingga anak-anak PAUD dan TK.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Ir. Sugeng Santoso, M.T.; Plh. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, dr. Arif Wahyudy, M.K.M.; Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara, Surhayanti; serta General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam.

Sinergi Lintas Sektor Dukung Ketahanan Pangan
Pemerintah menyambut baik inisiatif kolaborasi di tingkat akar rumput ini. Dr. Ir. Sugeng Santoso menilai, sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa berpotensi menjadikan Rorotan sebagai model percontohan pencegahan stunting yang dapat direplikasi di wilayah lain.

“Ke depan, pendekatan kolaboratif seperti ini akan terus diperkuat untuk mendukung pencapaian target Indeks Ketahanan Pangan sebesar 82,33 pada tahun 2029. Melalui penguatan pangan lokal dan pemanfaatan pangan yang aman serta bergizi, diharapkan ketahanan pangan masyarakat semakin kuat sekaligus mendukung lahirnya generasi bebas stunting,” ujar Sugeng dalam keterangannya.

Edukasi Gizi Sejak Masa Kehamilan
Fokus utama kegiatan ini adalah menyadarkan masyarakat bahwa intervensi gizi harus dimulai sejak masa kehamilan. Sesi edukasi yang dipandu oleh Ahli Gizi, Melliana Eka, S.Tr.Gz., membahas pentingnya nutrisi seimbang bagi ibu hamil sebagai fondasi tumbuh kembang anak.

Selain sosialisasi, acara juga diisi dengan kompetisi memasak menu bergizi untuk menginspirasi para ibu menyajikan makanan sehat yang disukai anak. Anak-anak PAUD dan TK turut berpartisipasi dalam lomba mewarnai sebagai sarana edukasi gizi sejak dini.

Nurul Hidayah (36), warga Rusun Rorotan, mengaku kegiatan ini sangat membantunya memahami cara mencegah *stunting* di tengah keterbatasan ruang di permukiman padat.

“Saya jadi lebih paham tentang stunting dan belajar membuat menu makanan sehat yang disukai anak-anak. Semoga ilmu yang saya dapat bisa diterapkan di rumah agar anak saya memperoleh gizi yang seimbang,” ucap Nurul.

Layanan Kesehatan Menyeluruh
Sebagai fasilitas kesehatan yang telah melayani selama 11 tahun, Gerai Sehat Rorotan secara rutin menyediakan layanan promotif dan preventif. Dalam kegiatan ini, GSR menyediakan pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta skrining kesehatan berupa pemeriksaan Glucose, Cholesterol, and Uric Acid (GCU) bagi ibu hamil.

General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam, menyatakan bahwa pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan merupakan investasi krusial bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap para orang tua memperoleh pengetahuan dan inspirasi untuk menerapkan pola makan bergizi di rumah. Bersama Dompet Dhuafa dan para mitra, kami akan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” pungkas Grinchai.

Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yakni kehidupan sehat dan sejahtera. PTTEP Indonesia, sebagai perusahaan eksplorasi dan produksi migas, secara konsisten menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah operasinya, dengan fokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

—

Berita Terkait

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru