Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

- Penulis Berita

Kamis, 23 April 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump dilaporkan mulai kewalahan menghadapi biaya perang yang membengkak dan tekanan politik domestik. Meski Trump telah secara sepihak memperpanjang masa gencatan senjata, pihak Teheran justru menunjukkan sikap dingin. Iran menegaskan tidak akan duduk di meja perundingan selama blokade angkatan laut AS di wilayah mereka belum dicabut sepenuhnya.

​Situasi ini menjadi “buah simalakama” bagi Trump yang dulu berkampanye untuk menghentikan keterlibatan militer AS di luar negeri. Namun, langkah diplomasi yang coba dibangun melalui Wakil Presiden JD Vance di Pakistan justru menemui jalan buntu setelah Iran secara tegas menolak hadir. Pakar menyebut Iran tidak sedang berada di ambang kehancuran, sehingga mereka merasa punya posisi tawar yang kuat untuk menekan balik Washington.

​Menanggapi situasi yang semakin buntu ini, Alex Vatanka, peneliti senior di Middle East Institute, memberikan pandangannya terkait posisi sang Presiden. Menurutnya, langkah Trump memperpanjang gencatan senjata adalah upaya untuk berhenti “menggali lubang” kegagalan yang lebih dalam.

​”Dia sebenarnya bisa saja semakin nekat dan terlibat dalam aksi militer yang lebih gegabah. Tetapi sejauh ini dia telah berhenti menggali lubang yang lebih dalam untuk dirinya sendiri,” ujar Vatanka.

​Hingga saat ini, stabilitas ekonomi global pun ikut terancam akibat ketegangan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga BBM. Trump kini hanya memiliki waktu yang sangat sempit untuk memutuskan apakah akan melakukan deeskalasi total atau justru terseret lebih jauh ke dalam konflik yang menurut para analis, harganya hanya akan semakin mahal bagi Amerika.

Berita Terkait

PMI Jakarta Utara Bagikan Masker kepada Pengendara, Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
PRIMAGEN: Solusi Komprehensif untuk Pengembangan Mahasiswa Berkelanjutan!
Pimpin Sekolah Berkualitas: Mulai dari Memahami Potensi Genetik Setiap Siswa Bersama PRIMAGEN
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Gelar Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesona Square Mall Depok Tahun 2026
Dinas Pendidikan Kota Depok Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran bagi SPNF Se-Kota Depok di PKBM Primago Indonesia
PKBM Primago Indonesia Ikuti Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Kwarran Limo Depok Tahun 2026
PELUANG EMAS! Wakaf 100 Buku + Gratis Pelatihan Bisnis untuk Siswa & Santri Untuk Pesantren di Kota Depok 2026
PMI Jakarta Utara Resmikan Lima Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:56 WIB

PMI Jakarta Utara Bagikan Masker kepada Pengendara, Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:44 WIB

PRIMAGEN: Solusi Komprehensif untuk Pengembangan Mahasiswa Berkelanjutan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pimpin Sekolah Berkualitas: Mulai dari Memahami Potensi Genetik Setiap Siswa Bersama PRIMAGEN

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Gelar Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesona Square Mall Depok Tahun 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinas Pendidikan Kota Depok Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran bagi SPNF Se-Kota Depok di PKBM Primago Indonesia

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:56 WIB

PELUANG EMAS! Wakaf 100 Buku + Gratis Pelatihan Bisnis untuk Siswa & Santri Untuk Pesantren di Kota Depok 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:20 WIB

PMI Jakarta Utara Resmikan Lima Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Momentum Perjalanan 10 Tahun Primago, Lahir Wadah Ikatan Keluarga Alumni Primago (IKAGO) Tahun 2026

Berita Terbaru