Gunung bergerak seperti awan, Kok Bisa? ini Penjelasannya dalam Al-Qur’an dan Sains

- Penulis Berita

Rabu, 27 Maret 2024 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com- Di antara kita pasti sudah pernah naik gunung untuk sekedar bermain atau untuk Menikmati keindahan alam dan merasakan kesejukan yang jarang kita rasakan ketika berada di tengah kota. Secara kasat mata gunung terlihat hanya diam tidak bergerak, namun sebagaimana awan yang bergerak di Langit, gunung-gunung Itu juga bergerak mengikuti pergerakan lempeng benua di atas lapisan pagma.

Hal ini tentu banyak yang membantahnya bagaimana bisa gunung yang kokoh menjulang ternyata bisa bergerak? berikut ini bahasan tentang gunung yang bergerak dengan berbagai fakta yang sudah dijelaskan oleh para ilmuwan dan pada ayat Alquran.

Gunung yang terus bergerak, diibaratkan pergerakan awan adalah sebuah fenomena yang patut diamati sebagai wujud kebesaran Allah SWT pada umatnya. Hal ini telah dijelaskan oleh Allah SWT di dalam Alquran surah annaml ayat 88

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu Kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal Ia berjalan sebagai jalannya awan. Begitulah perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Melalui ayat ini dijelaskan bahwa bukan hanya orang-orang pada masa ayat ini diturunkan yang menganggapnya sangat mustahil, orang-orang sekarang pun yang lebih dekat dengan ilmu pengetahuan juga banyak yang menganggapnya tidak mungkin. Tetapi fakta ilmu pengetahuan justru membenarkan al-qur’an di balik kekokohannya para ilmuwan sepakat bahwa gunung tidak diam seperti yang kita anggap, melainkan bergerak seperti halnya pergerakan awan.

Dalam buku al-quran versus sains modern, menurut Dr Zakir Naik seorang ilmuwan geolog yang berasal dari Washington Amerika Serikat yaitu Profesor emeritus Frank press mengkaji tentang Gunung sebagai pasak bumi, menurutnya kerak bumi mengapung di atas cairan lapisan terluar bumi membentang 5 km dari permukaan kedalaman lapisan gunung Menghujam sejauh 35 KM sehingga Itulah kenapa gunung disebut dengan pasak.

bumi berdasarkan teori lempeng tektonik lempengan yang ada pada bumi bergerak di atas lapisan mantel bumi membawa benua dan dasar lautan. Melalui penelitian pergerakan benua dapat diukur yakni memiliki kecepatan pergerakan 1 hingga 5 cm setiap tahunnya, pergerakan lempengan ini terjadi terus-menerus mengakibatkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan .

Gunung sebagai hasil dari fenomena lipatan juga bergerak mengikuti gerak lempengan lempengan kerak bumi tersebut bergerak seperti mengapung di atas lapisan Magma yang lebih rapat gunung-gunung ini bergerak mengambang bersama mengikuti gerak lempengan tempat gunung tersebut berada, karena kecepatannya sekitar 1 sampai 5 cm pertahun maka pergerakan lempengan dan gunung-gunung di atasnya tidak terasa atau tidak terlihat.

Berkaitan dengan pergerakan lempengan dan gunung tersebut ilmuan modern menggunakan istilah pergeseran benua inilah yang kemudian menjadi pendekatan ilmiah untuk menjelaskan pergerakan gunung sejatinya gunung-gunung tersebut bergerak Namun kita tidak melihat atau merasakannya pergerakan tersebut. Demikianlah bukti penelitian yang membuktikan isi dari al-qur’an.

Berita Terkait

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:41 WIB

PT Atap Perkasa dan CV Citra Pratama Ajukan PKPU terhadap KSO PP-Urban Terkait Tagihan Proyek Museum KCBN Muarajambi

Kamis, 17 September 2026 - 08:32 WIB

PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026

Kamis, 17 September 2026 - 08:21 WIB

Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok

Senin, 14 September 2026 - 23:02 WIB

Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall

Jumat, 11 September 2026 - 21:41 WIB

Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School

Selasa, 8 September 2026 - 20:22 WIB

Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)

Senin, 7 September 2026 - 18:24 WIB

SMK BUDHI WARMAN II Gelar LDKMB bersama Dirgantara Outbond Training Depok Tahun 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:56 WIB

PMI Jakarta Utara Bagikan Masker kepada Pengendara, Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

berita

Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:41 WIB