Supian Suri: Pemkot Depok Atasi Persoalan Sampah Dengan Maggot dan Bank Sampah

- Penulis Berita

Jumat, 13 Juni 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mengupayakan penyelesaian permasalahan sampah dengan mendorong dua pendekatan utama, yaitu pengurangan sampah organik melalui budidaya maggot dan pemanfaatan sampah bernilai ekonomis lewat program bank sampah.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pengurangan Sampah di Hulu yang digelar di Taman Lembah Mawar, Pancoran Mas, Jumat (13/06/2025).

“Ikhtiar kita bagaimana menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Depok. Dua hal yang kita bahas, yakni pengurangan sampah melalui bank sampah dan pengolahan sampah organik melalui maggot,” tutur Supian Suri.

Menurutnya, kedua program tersebut sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Namun, ia menilai perlu ada upaya lebih masif dan menyeluruh agar dampaknya terasa signifikan.

“Kita perlu merumuskan bagaimana dua program ini bisa lebih masif dilaksanakan. Tentunya harus ada intervensi dari pemerintah. Tidak bisa hanya masyarakat yang bergerak sendiri,” paparnya.

Supian Suri menegaskan, peran pemerintah sangat penting, terutama dalam mendukung dan memfasilitasi masyarakat agar program pengurangan sampah dapat berjalan optimal.

“Pemerintah harus hadir, membantu dan mensupport agar dua program ini bisa benar-benar masif. Harapannya, 50 persen sampah organik di Kota Depok bisa terselesaikan,” ujar Supian Suri.

Dirinya menambahkan, selain pengolahan sampah organik dengan maggot, pengurangan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis juga bisa dilakukan lewat optimalisasi bank sampah yang ada di lingkungan masyarakat.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Ogah Ribet, RW Baktijaya Minta Dana Rp300 Juta Masuk Skema Hibah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru