Setu di Tengah Kota Depok Tercemar Limbah

- Penulis Berita

Sabtu, 1 Mei 2021 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok- Sore senja sambil menunggu beduk maghrib di pinggir setu Rawa Besar atau biasa yang di kenal dengan setu lio yang keberadaan nya di tengah kota Depok, sangat di sayangkan keasikan itu terusik oleh warna air setu yang sangat Hijau Pekat, dan hembusan angin sepoy-sepoy yang mengeluarkan aroma bau tidak sedap.

Hal tersebut membuat naluri para Jurnalis sangat ingin mengetahui nya.

Warna air setu Rawa Besar (setu Lio) sangat aneh.
Warna hijau pekat dan bau amis yang menyegat hidung, bahkan air tersebut berlendir bekas limbah yang bukan limbah biasa, atau limbah sewajar nya, ketika salah seorang wartawan yang penasaran mencelupkan tangan nya ingin mencium bau air setu tersebut,.
Tepat pada Selasa (27/04/2021) dimana hari itu adalah Hut Kota Depok yang ke 22, hembusan angin tersebut adalah kado istimewa yang di hadiah kan oleh Setu Rawa Besar (setu Lio) aroma bau amis dan bau busuk yang sangat menyengat masuk hidung para jurnalis yang sedang berbuka puasa.

Menurut Eko salah satu jurnalis Depok yang sehari hari nya meliput di Kota Depok agak kaget dan tercengang dengan kejadian yang dilhat nya, ” kalau di setu jati jajar warna air setu nya normal seperti air setu kebanyakan, saat kita cium air setu jati jajar pun mengeluarkan aroma yang masih bau lumpur layak nya air setu yang tidak tercemar, berbeda dengan air setu lio ini, yang warna nya sudah kaya batu giok tua (hijau banget) bau amis dan berlendir”. Kata Eko Geram.

Hal senada juga di katakan oleh Warga setempat yang tidak mau di sebutkan nama nya menambahkan “Perbaikan Setu Rawa besar ini sangat di sayangkan, Pasal nya perbaikan serta pengerukan setu tersebut menelan biaya yang tidak sedikit, kalau tidak salah baru dua tahun lalu (2019) setu ini di perbaiki dengan menggunakan APBD Kota Depok yang tidak sedikit.” kata warga lio kepada para jurnalis tersebut.

Dari informasi yang didapat oleh sejumlah jurnalis tersebut setu lio ini sudah tercemar dari salah satu Klinik, dan RB (Rumah Bersalin) yang di duga ijin nya pun tidak sesuai dengan peruntukan nya dan di duga klinik maupun RB (Rumah Bersalin) tersebut sebagai Salah satu Donatur sebuah Partai.
( Bersambung ).

( Diana Hanny )

Berita Terkait

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:42 WIB

Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Berita Terbaru

berita

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:42 WIB