DEPOK – Kontingen arungjeram asal Kota Depok yang mewakili Provinsi JawaBarat berhasil membawa pulang 11 medali dalam ajangKejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026. Kompetisi berskala nasional tersebut diselenggarakanoleh Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali.
Rincian Perolehan Medali dan Kategori Lomba
Dalam kejuaraan tersebut, atlet Kota Depok berkontribusimenyumbangkan empat medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu untuk kontingen Jawa Barat. Prestasitersebut diraih melalui empat kategori perlombaan, yaitu R4 putra dan putri kelompok usia di bawah 23 tahun (U-23), sertaR4 putra dan putri kelompok usia di bawah 19 tahun (U-19).
Adapun disiplin lomba yang dipertandingkanmeliputi sprint, head to head, slalom, dan down river race. Keberhasilan ini dinilai sebagai representasi dari efektivitasprogram pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutandi tingkat daerah.
“Alhamdulillah, dari empat tim yang dikirim, kita bisamenyumbangkan empat medali emas, dua perak, dan lima perunggu untuk Provinsi Jawa Barat dari empat kategoridisiplin lomba,” ujar Ketua Harian Federasi Arung JeramIndonesia (FAJI) Kota Depok, Hidayat.
Persiapan Menuju Porprov Jawa Barat 2026.
Pencapaian di level nasional ini diproyeksikan sebagaimodal penting bagi para atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Ajangolahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkanberlangsung di Kota Bogor dengan menggunakan Sungai Cisadane sebagai lokasi pertandingan cabang olahragaarung jeram.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, menyatakan bahwa hasilKejurnas mencerminkan proses pemusatan latihan yang berjalan maksimal. Pihak KONI berharap performa atlettetap terjaga hingga pelaksanaan Porprov pada November 2026 mendatang guna mengamankan target medali bagiKota Depok.
Peningkatan Mental Bertanding dan KepedulianLingkungan.
Kejurnas 2026 diikuti oleh atlet unggulan dari berbagaiprovinsi, termasuk peserta yang sebelumnya berkompetisipada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh.
Tingginya level kompetisi ini dimanfaatkan oleh tim pelatihuntuk mengukur kemampuan teknis sekaligus meningkatkanmental bertanding atlet muda Depok sebelum menghadapiskala perlombaan yang lebih kompetitif.
Selain fokus pada aspek prestasi, PB FAJI juga menekankanpentingnya peran atlet dan pengurus daerah dalam menjagakelestarian ekosistem sungai. Melalui kompetisi ini, seluruhjajaran FAJI diinstruksikan untuk meningkatkan kesadaranterhadap kebersihan sungai dan kelestarian alam sebagaibagian dari integritas olahraga arung jeram.
Dikutip dari : Berbagai sumber










