Belajar dari Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jangan terjadi lagi

- Penulis Berita

Senin, 3 Oktober 2022 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Hanindhito Himawan Pramana selaku Bupati Kediri, Jawa Timur, meminta agar semua suporter sepak bola belajar dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, agar ke depan tidak terjadi lagi insiden serupa.

Hanindhito yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Kediri Kabupaten (Persedikab) itu menegaskan bahwa tidak sepatutnya kecintaan terhadap sepak bola harus dibayar dengan jatuhnya korban baik meninggal dunia maupun luka-luka.

“Dari Stadion Kanjuruhan Malang kita belajar bahwa fanatisme, kecintaan, loyalitas, tidak sebanding dengan nyawa yang hilang. Jika sudah ada korban melayang maka hakikat atau keindahan sepak bola itu sudah hilang,” katanya di Kediri, Senin.

Semua pecinta sepak bola, diharapkan menjadikan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang untuk koreksi diri. Jangan sampai kejadian itu terulang di kemudian hari.

“Ke depan kita harus berubah, datang ke stadion dan pulang dalam suka ria, bukan suka duka. Bahwa kalah dan menang itu adalah bagian dari sepak bola,” kata dia.

Bupati juga menyampaikan duka mendalam atas insiden kerusuhan usai laga Arema FC dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

Insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan itu merupakan sejarah kelam bagi dunia sepak bola Tanah Air. Terdapat 129 orang meninggal dunia dan sekitar 280 orang harus dirawat akibat luka dalam insiden itu.

Ia mengatakan insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tersebut menjadi pukulan bagi seluruh pecinta sepak bola Tanah Air.

“Tentu ini tidak hanya menjadi kesedihan teman-teman Aremania atau kesedihan teman-teman Persebaya, tapi ini menjadi kesedihan dan kehilangan seluruh pecinta bola di Republik Indonesia. Doa terbaik dari Kabupaten Kediri untuk korban Kanjuruhan Malang,” kata dia.

Pihaknya juga berkomunikasi dengan Bupati maupun Wali Kota Malang untuk terus mencari informasi ada tidaknya korban dari warga Kabupaten Kediri dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang itu.

Berita Terkait

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:37 WIB

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:49 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru