CEO KIAS Travel Umroh, Muhammad Khairi Sebut Sertifikat Haji Digital 1446 H Bukti Kehormatan Resmi dari Tanah Suci

- Penulis Berita

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – CEO KIAS Travel Umroh, Muhammad Khairi menyebut, bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperluas transformasi digital layanan Haji, dengan meluncurkan fitur baru melalui aplikasi Nusuk.

“Mulai musim haji 1446 H atau 2025 M, seluruh jamaah haji dan petugas yang terdaftar secara resmi akan memperoleh sertifikat digital sebagai bentuk pengakuan atas pelaksanaan ibadah haji mereka”, ucap CEO KIAS Travel Umroh Muhammad Khairi, Senin, 16 Juni 2025.

“Sertifikat ini bukan sekadar file digital, melainkan simbol kenangan penuh makna. Melalui aplikasi Nusuk, sertifikat ini dapat dipilih desainnya, diunduh, dan dicetak secara pribadi untuk kemudian dipajang sebagai bukti sah dari Kerajaan Saudi bahwa seseorang telah menyempurnakan rukun Islam kelima pada tahun tersebut”, terang Penggagas Umrah Murah Kualitas Mewah bagi KIAS Travel Umrah.

Menurut CEO KIAS Travel Umroh tersebut, inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar Saudi Vision 2030, yang menargetkan digitalisasi total dalam seluruh rangkaian layanan Haji dan Umrah. Dari awal proses pendaftaran, pelaksanaan di tanah suci, hingga tahap pasca-haji, semuanya dirancang terpusat dalam satu platform digital, yakni aplikasi Nusuk.

“Sertifikat ini memberikan nilai tambahan bagi jamaah, tidak hanya sebagai memori spiritual yang mendalam, tetapi juga sebagai penghargaan resmi yang dapat dikenang dan diwariskan secara turun-temurun. Sebuah bukti nyata yang bisa dibingkai dan dijadikan bagian dari warisan keluarga yang membanggakan”, jelas CEO KIAS Travel Umroh tersebut.

“Menariknya, meskipun masyarakat Indonesia sudah sangat familiar dengan penyematan gelar ‘Haji’ sebagai bentuk penghormatan sosial, sebenarnya pemerintah Arab Saudi tidak pernah secara formal menganugerahkan gelar tersebut”, sambungnya.

“Justru, pengakuan formal pertama dari pihak Saudi atas keberhasilan seseorang melaksanakan haji kini hadir melalui sertifikat digital ini, menggantikan bukti yang selama ini hanya berbentuk paspor dan dokumen administratif”, tuturnya.

Muhammad Khairi juga menambahkan, bahwa perlu dicatat, tradisi pemberian gelar ‘Haji’ di Indonesia bermula dari kebijakan kolonial Belanda, yang mewajibkan Muslim yang telah berhaji untuk mencantumkan gelar tersebut dalam dokumen identitas. Tujuan utamanya bukan sebagai penghormatan semata, melainkan sebagai bagian dari strategi pengawasan terhadap potensi gerakan politik yang terinspirasi dari pertemuan dan pemikiran di Tanah Suci.

“Seiring waktu, gelar ini menjadi lambang prestise dan kehormatan dalam masyarakat Nusantara, meski secara resmi tidak diakui oleh sistem Saudi. Maka, kehadiran sertifikat digital ini menjadi terobosan penting yang memberikan pengakuan formal dan dapat dibagikan secara visual oleh para jemaah kepada keluarga dan masyarakat”, tandasnya.

Berikut Beberapa Langkah Mendapatkan Sertifikat Digital Haji :

Bagi jemaah yang telah menunaikan ibadah haji, cara memperoleh sertifikat digital ini sangat mudah:

1. Masuk ke aplikasi Nusuk menggunakan akun pribadi.

2. Pilih menu Sertifikat Haji.

3. Pilih desain yang diinginkan.

4. Unduh dan simpan file-nya, lalu cetak sesuai selera.

Mungkin bagi sebagian orang ini tampak sederhana, tetapi bagi jemaah yang telah melewati proses ibadah penuh pengorbanan, sertifikat ini adalah lambang kemenangan spiritual sebuah penghargaan resmi atas ketaatan dan perjuangan mereka. Kini, kenangan suci itu hadir dalam bentuk digital : elegan, resmi, dan abadi.

Berita Terkait

Urgensi Analisa Genetik dalam Pendidikan: Mengapa Sekolah, Pesantren, dan Perguruan Tinggi Perlu Menggunakan PRIMAGEN.id
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:21 WIB

Urgensi Analisa Genetik dalam Pendidikan: Mengapa Sekolah, Pesantren, dan Perguruan Tinggi Perlu Menggunakan PRIMAGEN.id

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:42 WIB

Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:09 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:46 WIB

Rohmat Rospari Gagas Fiqh Lingkungan untuk Kemajuan Depok, Sekretaris Dinas Pendidikan Nilai Layak Diterapkan di Sekolah

Berita Terbaru