Deretan Fakta Oknum Polisi Minta Gugurkan Kandungan Wanita, Mojokerto Yang Berujung Bunuh Diri

- Penulis Berita

Senin, 6 Desember 2021 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Publik tengah digencarkan terkait tewasnya mahasiswa NW 23 Tahun di Mojokerto Jawa Timur.

NW diduga depresi lantaran dua kali diminta sang kekasih yang merupakan anggota polisi untuk menggugurkan kandungan, bahkan saat melakukan aborsi yang kedua korban sempat mengalami pendarahan.

Polda Jatim akhirnya menetapkan oknum anggota polri  Bripda ERB sebagai tersangka dibalik kasus tewasnya mahasiswa NW 23 tahun seusai menenggak racun dekat makam ayahnya  di sookong Mojokerto.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20211205/ular-sanca-berkeliaran-di-rumah-warga-berhasil-dievakuasi-petugas-damkar-dan-penyelamatan-bojongsari.html

Ternyata pemuda asal pandaan itu terbukti memiliki hubungan asmara sebagai pacar dari NW sejak 2019 silam. Dikutip dari surya.co.id RB diduga kuat menjadi sebab korban NW Mengalami tekanan mental atau depresi sehingga membuat dirinya nekat mengakhiri hidup.

Hal itu disampaikan wakapolda Jatim  Brigjen Pol Slamet Hadi Suprapto di Mapolres Mojokerto pada Sabtu, 04 Desember 2021. Selamet mengatakan NW sempat hamil dua kali pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

Sebanyak dua kali pula korban diminta untuk menggugurkan kandungannya, RB menggunakan dua jenis obat khusus yang berfungsi dalam gugurkan kandungan.

Pada kehamilan ke satu NW meminum obat aborsi jenis pertama di dalam kosnya di kota Malang, kemudian pada kehamilan kedua NW meminum obat aborsi jenis lainnya di sebuah tempat makan di kawasan Mojokerto hingga sampai mengalami pendarahan.

RB merupakan anggota polisi aktif berdinas di Polres Pasuruan, kini RB sudah diamankan dan ditahan di Polres Mojokerto.

 

– Khalifah Sekar Arum

Berita Terkait

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok
Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:49 WIB

PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan untuk Cegah Stunting

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:53 WIB

Kukuhkan 13 Pengurus Relawan PMI Jakarta Utara, Ketua Rijal Tekankan Pencegahan Tawuran hingga Pilah Sampah

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Alumni UNIDA Gontor hadiri Sarasehan Guru Besar & Doktoral Alumni Gontor Dalam Rangka 100th Pondok Modern Darussalam Gontor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, PTTEP Indonesia Bersama Dompet Dhuafa Selenggarakan Edukasi Nutrisi dan Senam Hamil

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:54 WIB

Ke PMI Jakarta Utara, Akademisi Umeå University Swedia Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:32 WIB

Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:33 WIB

PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:17 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Berita Terbaru