Disdukcapil Depok Perdana Gelar Gebyar Layanan Gladis Tiktok.

- Penulis Berita

Jumat, 12 November 2021 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – (Gladis Tiktok) tingkat kecamatan. Lewat gebyar tersebut  masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan yang akan selesai dalam satu hari di kantor Kecamatan.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Depok Nuraeni Widayatti yang dilaksanakan di kecamatan Bojongsari sebagai perdana, jumat (12/11/2021).

Nuraeni mengatakan, Pemkot melalui Disdukcapil Depok menggelar Gladis Tiktok pada hari Jumat dimulai pada pukul 14.00 hingga 20.00 WIB, sedangkan pada hari Sabtu pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20211110/cegah-covid-19-delta-plus-ay-4-2-indonesia-terapkan-skrining-berlapis.html

 

“Gladis Tiktok digelar tanggal 12 November hingga 18 Desember 2021. Untuk Kecamatan yang perdana gelar Gladis Tiktok adalah Bojongsari dan Sawangan pada 12-13 November,” ujar Nuraeni.

Kemudian, pada 19 – 20 November di Kecamatan Limo dan Cinere. Dilanjut, 26-27 November di Kecamatan Cipayung dan Pancoran Mas.

“Pada 3 – 4 Desember di Kecamatan Beji dan Cimanggis. Selanjutnya, 10-11 Desember di Kecamatan Sukmajaya dan Cilodong. Untuk yang terakhir pada 17-18 Desember di Kecamatan Tapos,”tuturnya.

Namun dalam permohonan dokumen kependudukan ada batasan kuota. Khusus Gladis Tiktok hanya bisa melayani akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kematian.

“Setiap kecamatan dibatasi 400 pemohon untuk akta kelahiran, 200 pemohon untuk akta kematian dan 600 pemohon untuk KIA,”ujarnya.

Sementara untuk mengikuti layanan ini, masyarakat harus melakukan pendaftaran. Pendaftaran dibuka tujuh hari sebelum pelaksanaan.

“Link pendaftaran akan dibuka per kecamatan tujuh hari sebelum pelaksanaan dan ditutup tiga hari sebelum pelaksanaan acara. Alamat link pendaftaran berbentuk google form, akan disampaikan. Kemudian melalui Whatsapps para camat dan lurah,”jelasnya.

Lanjutnya Nuraeni menambahkan, Gladis Tiktok digelar berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil,. Masih terdapat warga Depok yang berusia 0-18 tahun belum memiliki akta kelahiran dan KIA. Karena itu, percepatan harus dilakukan.

Siarandepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menggelar Gebyar Layanan Disdukcapil se- Kota Depok (Gladis Tiktok) tingkat kecamatan. Lewat gebyar tersebut  masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan yang akan selesai dalam satu hari di kantor Kecamatan.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Depok Nuraeni Widayatti yang dilaksanakan di kecamatan Bojongsari sebagai perdana, jumat (12/11/2021).

Nuraeni mengatakan, Pemkot melalui Disdukcapil Depok menggelar Gladis Tiktok pada hari Jumat dimulai pada pukul 14.00 hingga 20.00 WIB, sedangkan pada hari Sabtu pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

“Gladis Tiktok digelar tanggal 12 November hingga 18 Desember 2021. Untuk Kecamatan yang perdana gelar Gladis Tiktok adalah Bojongsari dan Sawangan pada 12-13 November,” ujar Nuraeni.

Kemudian, pada 19 – 20 November di Kecamatan Limo dan Cinere. Dilanjut, 26-27 November di Kecamatan Cipayung dan Pancoran Mas.

“Pada 3 – 4 Desember di Kecamatan Beji dan Cimanggis. Selanjutnya, 10-11 Desember di Kecamatan Sukmajaya dan Cilodong. Untuk yang terakhir pada 17-18 Desember di Kecamatan Tapos,”tuturnya.

Namun dalam permohonan dokumen kependudukan ada batasan kuota. Khusus Gladis Tiktok hanya bisa melayani akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kematian.

“Setiap kecamatan dibatasi 400 pemohon untuk akta kelahiran, 200 pemohon untuk akta kematian dan 600 pemohon untuk KIA,”ujarnya.

Sementara untuk mengikuti layanan ini, masyarakat harus melakukan pendaftaran. Pendaftaran dibuka tujuh hari sebelum pelaksanaan.

“Link pendaftaran akan dibuka per kecamatan tujuh hari sebelum pelaksanaan dan ditutup tiga hari sebelum pelaksanaan acara. Alamat link pendaftaran berbentuk google form, akan disampaikan. Kemudian melalui Whatsapps para camat dan lurah,”jelasnya.

Lanjutnya Nuraeni menambahkan, Gladis Tiktok digelar berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil,. Masih terdapat warga Depok yang berusia 0-18 tahun belum memiliki akta kelahiran dan KIA. Karena itu, percepatan harus dilakukan.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru