Keluarga Simpan Jenazah 2,5 Bulan Dikenal Tetangganya Jarang Bergaul

- Penulis Berita

Jumat, 14 Januari 2022 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Keluarga penyimpan jenazah anaknya di Moga Pemalang Jawa Tengah dikenal tertutup. Tim Dokes Polda Jawa Tengah memeriksa kejiwaan anggota keluarga tersebut.

Tetangga mengenal keluarga penyimpanan jenazah di Moga Pemalang Jawa Tengah berprofesi sebagai buruh tani dan serabutan.

Dalam kesehariannya mereka cenderung tertutup kepada tetangga, sedangkan putri mereka yang meninggal dunia  Sar 14 tahun yang mayatnya disimpan bersekolah di SMPN 3 Moga.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220113/kasus-covid-19-meningkat-keterisian-tempat-tidur-wisma-atlet-capai-5878-persen.html

Selama disekolah Sar dikenal murid yang pandai dan mudah bergaul, tim kedokteran kepolisian Polda Jawa Tengah masih memeriksa kejiwaan keluarga Sar setelah peristiwa penyimpanan mayat terkuak.

Ketua RT setempat, Sopan mengungkapkan bahwa tetangga tidak merasa bau ketika Sar meninggal dunia dan disimpan oleh orangtuanya, hal ini karena jarak rumah keluarga penyimpan jenazah jauh dari warga lain.

“Teman-temannya baik, anaknya penurut kemudian juga punya kecerdasan yang luar biasa, orangnya baik”, sambung Soleh selaku sebagai Guru SMPN 3 Moga

Sebelumnya jenazah Sar tidak dimakamkan oleh keluarganya hingga akhirnya diketahui warga, Sar meninggal dunia akibat sakit dan hanya mendapatkan pengobatan alternatif.

Pihak keluarga mengaku jenazah Sar sudah disimpan selama 10 hari sejak meninggal Dunia, namun pihak puskesmas yang memeriksa jenazah Sar sudah di simpan selama dua setengah bulan,

Penulis By: Khalifah Sekar Arum

Berita Terkait

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Rohmat Rospari Gagas Fiqh Lingkungan untuk Kemajuan Depok, Sekretaris Dinas Pendidikan Nilai Layak Diterapkan di Sekolah
Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas
Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:09 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:16 WIB

Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:15 WIB

Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:11 WIB

SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Berita Terbaru