Pilihan Kemasan Makanan Yang Baik

- Penulis Berita

Rabu, 7 Juli 2021 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com- Dalam menjalani kehidupan sehari-hari manusia memerlukan konsumsi makanan namun, tidak sembarangan agar tetap menjaga kesehatan.

Makanan ada berbagai macam kemasan yang ramah lingkungan sering menggunakan bioplastik berkelanjutan dan ekstrak nabati seperti gandum, kayu, dan bambu, yang dapat terurai secara hayati, dapat digunakan kembali, dan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Penelitian menunjukkan bahwa pergerakan bahan kimia ke dalam makanan dan tubuh Anda jauh lebih rendah dengan kemasan ramah lingkungan daripada dengan plastik, menjadikannya lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Dengan kemasan makanan plastik menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan masyarakat yang tak terhitung banyaknya, termasuk akumulasi di lautan dan gangguan pada sistem endokrin Anda.

Melansir dari Healthline. Berikut ini adalah 3 pilihan kemasan makanan ramah lingkungan yang lebih baik untuk kesehatan Anda.

1. Wadah kaca

Kaca memiliki banyak sekali kegunaan dan manfaat untuk kehidupan sehari-hari.

Ini adalah bahan yang dapat digunakan kembali, dapat didaur ulang, dan tahan lama yang juga mudah dibersihkan dan digunakan sebagai kemasan makanan yang dapat digunakan.

Wadah ini memiliki masa pakai 3,5 kali lipat dari plastik dan dapat didaur ulang saat dibuang, sehingga mengurangi dampak negatif lingkungan dari plastik.

2. Baja tahan karat

Stainless steel food grade tahan lama, bebas karat, dan tahan panas, menjadikannya pilihan yang aman untuk penyimpanan makanan. Ini juga dapat digunakan kembali dan dapat didaur ulang.

Stoples kaca dengan stainless steel, tutup kedap udara untuk menyimpan makanan massal seperti tepung, biji-bijian, dan rempah-rempah menawarkan yang terbaik.

3. Bambu

Bambu dapat terurai secara hayati dan memiliki banyak sifat yang diinginkan untuk kemasan makanan, karena tahan lama dan tahan panas.

Perlu diingat bahwa wadah makanan yang terbuat dari bambu atau serat tumbuhan lainnya kurang tahan lama dibandingkan kaca atau baja tahan karat dan lebih mudah aus.

(Hm)

Berita Terkait

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:42 WIB

Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Berita Terbaru

berita

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:42 WIB