Sekda Kota Depok Terima Kunjungan DPR RI Komisi II Ke Kota Depok, Ingin Denger Langsung Penerapan Refocusing APBD Dan Masalah Pertanahan

- Penulis Berita

Selasa, 14 Desember 2021 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Depok – Pemerintah Kota Depok Menerima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI mengenai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Pertanahan, Selasa (14/12/2021), di Aula Teratai Lantai 1 Gedung Balaikota Depok.

Kehadirannya Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI diterima Sekda Kota Depok Supian Suri, di dampingi BKPSDM, BKD, Dpmptsp, Disrumkim, Disdukcapil, Inspektorat, Diskominfo, Bag. Pemerintahan, Bag. ORB, Bag. Hukum dan Kepala Kanwil BPN Kota Depok.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri, menyambut baik dan apresiasi atas Kunker yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI. Menurutnya, hasil kunker tersebut dapat menjadi bahan evaluasi serta menjadi motivasi tersendiri bagi Pemkot Depok.

“Iya kunjungan kali ini ingin melihat penerapan tata ruang di Kota Depok. Sebab, hal ini dinilai penting kerena berkaitan erat dengan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ucap Supian Suri, Balaikota Depok, Selasa (14/12/2021).

Ternyata menurut Supian, memang diakui Pemkot tidak bekerja sendiri, Komisi II terus memonitor, memantau, mengevaluasi kerja-kerja.
“Insyaallah beliau-beliau ini juga akan mendukung apa yang menjadi kendala, keluhan kami sampaikan terutama mengenai hal-hal yang memang perlu support dari komisi II,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Syamsurizal mengatakan, salah satu tujuan yang ingin dilihat dalam kunker kali ini adalah terkait penerapan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dilakukan oleh Pemkot Depok. Penerapannya sudah tepat sasaran dan efektif atau belum.
“Ternyata sepertinya untuk Depok hampir tidak ada pengaruh, kerena dana APBD-nya besar Rp 3,7 triliun, dirasakan cukup,” ujarnya.

Berdasarkan penjelasan dari mitranya, Syamsurizal, mengatakan, perencanaan tata ruang secara utuh harus melihat Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) yang diharapkan, izin yang dikeluarkan itu seharusnya dikaitkan dengan rencana tata ruang.

“Jadi masalah pertanahan di sini perlu dilakukan pedalaman lagi, terutama berhubungan dengan masalah Undang-Undang Cipta Kerja. Fokus pembahasan kunjungan kerja hari ini terkait KKPR, yang mana KKPR itu berkaitan dengan kesesuaian dan kemanfaatan ruang, yaitu izin berusaha yang diberikan oleh Pemerintah Kota Depok. Makanya, kita ingin lihat di Kota Depok ini bagaimana penyelenggaraan KKPR-nya,” tutur politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Syamsurizal menegaskan pihaknya ingin meningkatkan jumlah investor untuk melakukan investasi di Kota Depok ataupun di beberapa daerah lain di Indonesia. Tetapi di sisi lain, ia ingin agar masyarakat dapat tertib dalam menyelenggaraan implementasi UU Cipta Kerja. “Sejauh ini yang kami ingin lihat, ternyata sudah optimal. Sebab kita tahu persis bahwa UU Cipta Kerja ini memang menjadi aktivitas Pemerintah dan aktivitas usaha di beberapa tempat. Ditambah pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas menjadi terganggu dan lambat. Jadi hal ini sekaligus yang menjadi penekanan bagi kita (Komisi II DPR RI) juga,” tegasnya.

Syamsurizal juga melihat bagaimana penyelenggaraan Hak Guna Usaha (HGU), kemudian Hak Guna Bangunan (HGB) yang sudah diterbitkan oleh pemerintah Daerah. “Namun, masing-masing usaha tidak semuanya berfokus pada HGU yang diberikan, sehingga mereka menabrak jumlah volume yang diberikan, atau ada yg sama sekali tidak mengoptimalkan pembuatan HGU itu, sehingga menyebabkan tanah menjadi terlantar,” pungkas legislator daerah pemilihan (dapil) Riau I itu.

Di sisi lain, HGU juga banyak yang sudah kadaluarsa masa berakhirnya, namun tidak dilaporkan kepada negara. Melihat hal ini, Syamsurizal bersama Komisi II DPR RI ingin tahu upaya optimalisasi penempatan yang dikembalikan kepada negara itu. “Jadi banyak hal terkait dengan pertanahan yang kemudian dikaitkan dengan reforma agraria. Reforma agraria itu tentang bagaimana melakukan penataan ulang dalam hal kemanfaatan pertanahan, bagaimana mengoptimalisasi daripada kepemilikan pertanahan yang ada dan bagaimana itu dieksekusi secara adil kepada masyarakat. Itu yang kita ingin lihat sebenarnya,” tutupnya. (Adi).

Berita Terkait

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok
Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Alumni UNIDA Gontor hadiri Sarasehan Guru Besar & Doktoral Alumni Gontor Dalam Rangka 100th Pondok Modern Darussalam Gontor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, PTTEP Indonesia Bersama Dompet Dhuafa Selenggarakan Edukasi Nutrisi dan Senam Hamil

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:54 WIB

Ke PMI Jakarta Utara, Akademisi Umeå University Swedia Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:00 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:32 WIB

Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:17 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:34 WIB

Mengenal SMK Budhi Warman 2 Jakarta Lebih Dekat

Senin, 6 Juli 2026 - 21:21 WIB

Capacity Building 2026 Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru

berita

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:00 WIB