Stok Masker Menipis Akibat Virus Corona, Kenali Bahan Pembuatnya

- Penulis Berita

Selasa, 3 Maret 2020 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Jabodetabek- Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa telah ada 2 orang warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus corona atau Covid-19. Menurut Jokowi, dua WNI yang berdomisili di kota Depok tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu dinyatakan terjangkit virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Merebaknya virus corona yang sudah masuk ke Indonesia ini membuat masyarakat resah. Masyarakat di beberapa wilayah bahkan mulai berbelanja barang kebutuhan sehari-hari dalam jumlah banyak setelah berita penyebaran virus corona di Indonesia ini turun. Tak hanya itu, stok masker dan hand sanitizer di banyak supermarketpun habis. Hal ini merupakan respon yang ditunjukkan warga mengingat salah satu cara pencegahan virus corona adalah dengan mencuci tangan dan pemakaian masker pada orang yang sedang sakit atau menunjukkan gejala-gejala terjangkit virus corona.

Permintaan masker diperkirakan akan terus naik di tengah isu virus corona di Indonesia. Tentunya hal ini akan membuat para produsen masker mencari bahan baku masker dengan kuantitas yang lebih daripada biasanya. Salah satu produsen baku masker berkualitas di Indonesia adalah PT Suryasukses Mekar Makmur dengan brand Amari yang menawarkan kain spunbond dan meltblown yang termasuk jenis nonwoven atau tidak dirajut dan terbuat dari polypropylene. Dengan karakteristik permukaan yang lembut dan tipis serta berpori, kain spunbond memiliki daya serap, ketahanan, dan kekuatan yang baik. Sedangkan kain meltblown dapat berfungsi untuk menyaring dan menghalangi bakteri. Sehingga, orang yang sedang sakit batuk atau pilek dapat melindungi orang lain supaya tidak tertular.

Masker 3 ply di pasaran umumnya terbuat dari 3 lapisan,dengan meltblown ditempatkan di antara kain spunbond. Bahan meltblown memiliki pori- pori partikel lebih kecil dibanding kain spunbond, secara efektif memblokir debu mikro dan bakteri. Penggunaan 3 Ply Face Mask membantu mengurangi penyebaran virus, kuman, dan bakteri sekaligus berfungsi untuk mengingatkan pengguna masker untuk tidak menyentuhmulut atau hidung mereka, yang dapat memindahkan virus dan bakteri setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Masker yang terbuat dari kain spunbond adalah masker sekali pakai dan dapat langsung dibuang, sehingga sterilitas terjamin. Sifat kain spunbond yang higienis membuat kain ini sangat cocok dipakai dalam industri kesehatan seperti untuk membuat baju operasi, tirai, sarung bantal, pampers, penutup kepala, serta penutup kasur. Selain ramah lingkungan karena dapat didaur ulang, kain spunbond juga aman dan sangat praktis penggunaannya.

Produk-produk kain nonwoven Amari memiliki kualitas yang sangat baik dan tingkat kelembutan yang lebih dibandingkan dengan kain nonwoven merek lain, serta memenuhi standard penggunaan di bidang kesehatan. Amari telah berpengalaman di bidangnya dan telah melayani berbagai customer di bidang kesehatan seperti rumah sakit dan klinik kesehatan. Amari juga menyediakan kain spunbond dengan pilihan ketebalan yang beragam dan opsi untuk menambahkan kualitas seperti Anti UV, Anti Bacterial, atau aroma tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam dan memberi nilai tambah.

Di tengah maraknya berita yang simpang siur mengenai virus corona dan penggunaan masker, edukasi pasar harus ditingkatkan agar masyarakat lebih aware dengan dan langkah- langkah untuk mencegah penyebarannya

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan mengunjungi website resmi Amari https://www.suryasukses.com/

 

 

Berita Terkait

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
DKM Baitul Kamal Buka Ruang Kreativitas Pemuda Depok Lewat Remaja Masjid
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk : Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi Menuju Pasar Global
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh
Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:41 WIB

PT Atap Perkasa dan CV Citra Pratama Ajukan PKPU terhadap KSO PP-Urban Terkait Tagihan Proyek Museum KCBN Muarajambi

Kamis, 17 September 2026 - 08:32 WIB

PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026

Kamis, 17 September 2026 - 08:21 WIB

Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok

Senin, 14 September 2026 - 23:02 WIB

Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall

Jumat, 11 September 2026 - 21:41 WIB

Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School

Selasa, 8 September 2026 - 20:22 WIB

Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)

Senin, 7 September 2026 - 18:24 WIB

SMK BUDHI WARMAN II Gelar LDKMB bersama Dirgantara Outbond Training Depok Tahun 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:56 WIB

PMI Jakarta Utara Bagikan Masker kepada Pengendara, Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

berita

Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:41 WIB