Tarif Jip Naik, Kunjungan ke Bromo Normal

berita, Headline, wisata97 Dilihat

siaranjabodetabek.com – Balai besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Bromo di Jawa Timur, sampai saat ini tak terdampak adanya kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Sub Bagian Data, evaluasi serta Humas Balai besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Sarif Hidayat di Kota Malang, Senin (12/9/2022), berkata sampai saat ini belum ada penurunan signifikan kunjungan wisatawan dampak kebijakan tadi.

“tidak ada penurunan signifikan untuk kunjungan wisatawan ke Bromo. Mungkin, karena dari sisi tiket masuk memang tidak ada perubahan harga,” kata Sarif.

Sarif mengungkapkan kunjungan wisatawan di daerah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di akhir pekan masih terlihat penuh sesuai kuota yang ditetapkan. saat ini, daerah Bromo menetapkan kuota maksimal kunjungan wisatawan 75 persen dari daya tampung untuk menekan penyebaran Covid-19.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan pada hari-hari biasa usai adanya kenaikan harga BBM tadi juga masih normal. buat hari biasa, kunjungan wisatawan berkisar lebih dari 70 persen dari kuota yang ditetapkan.

“buat akhir pekan memang penuh kunjungan wisatawan sesuai kuota. akan tetapi untuk hari biasa, relatif landai tapi mendekati penuh atau kurang lebih di atas 70 persen dari kuota,” ucapnya.

Penetapan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 2.202 orang, terbagi di Bukit Cinta dengan kapasitas 93 orang, Bukit Kedaluh 321 orang per hari, Penanjakan, 666 orang per hari, Mentigen 165 orang per hari, serta Savana Teletubbies sebanyak 957 orang per hari.

Tetapi ia mengakui akibat kenaikan harga BBM tersebut membuat tarif jasa transportasi jip naik. “Penyedia jasa akhirnya juga melakukan penyesuaian tarif. akan tetapi untuk kunjungan wisatawan sampai saat ini masih stabil,” ujarnya.

Beliau memperkirakan data kunjungan wisatawan tadi akan kembali dianalisa satu bulan ke depan untuk memastikan apakah terdapat dampak dari kebijakan penyesuaian BBM tadi.

“Mungkin, untuk waktu ini, wisatawan yang sudah booking jauh-jauh hari tetap berwisata. Nanti akan kita lihat. Mungkin sekitar satu bulan ke depan ada perubahan atau tidak terkait kunjungan,” ucapnya.

Berdasarkan data Balai besar TNBTS, pada hari pemerintah meningkatkan harga BBM 3 September 2022, kunjungan wisatawan di Bromo mencapai 2.149 orang wisatawan Nusantara serta 53 wisatawan mancanegara. sementara satu minggu setelahnya, jumlah wisatawan mencapai 2.177 wisatawan Nusantara serta 25 orang wisatawan mancanegara.

Pada periode 1-11 September 2022 jumlah kunjungan wisatawan di Bromo mencapai 18.488 kunjungan yang terdiri dari 17.640 artinya wisatawan pada negeri serta sisanya berasal dari mancanegara.

“pada waktu dekat ini belum terdapat perubahan signifikan. Nanti akan kita lihat tren kunjungan wisatawan ke depan,” ungkapnya.

News Feed