Unggah Konten Imbauan ASN Pilih Netral, Pemkot Depok Justru Dianggap Tidak Netral

- Penulis Berita

Rabu, 2 Oktober 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengimbau agar seluruh aparatur sipil Negara (ASN) bersikap netral dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Depok 2024. Imbauan itu pun diunggah oleh akun resmi milik Pemkot Depok yaitu @pemkotdepok

Dalam akun tersebut, kemarin diunggah konten berisi imbauan bertuliskan “ASN PILIH NETRAL!”. Tulisan tersebut dibuat dengan latar belakang putih dan warna tulisan oren dalam kata “ASN PILIH NETRAL”. Kemudian terdapat tanda seru berwarna kuning.

Warganet pun berkomentar mengenai unggahan tersebut. Karena unggahan tersebut justru dianggap tidak netral dengan tone warna yang mengarah ke partai pendukung salah satu pasangan calon. Namun unggahan tersebut hari ini sudah dihapus tanpa keterangan dari pihak Pemkot Depok.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM KAPOK, Kasno mengatakan terkait dengan unggahan ASN PILIH NETRAL dan diakhiri tanda seru menurutnya itu terindikasi mengarah pada salah satu pasangan calon. Dia pun meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menindaklanjuti hal tersebut.

“Terkait dengan logo ASN tanda seru PILIH NETRAL memang terindikasi di angka nomor 1. Hal tersebut tentunya Baawaslu harus segera melakukan tindakan agar tanda seru tersebut tidak menyerupai angka 1,” kata Kasno, Selasa 1 Oktober 2024.

Dia meminta agar Bawaslu Kota Depok menindak tegas terkait hal ini. Karena isi unggahan itu bisa dianggap berpihak pada salah satu pasangan calon.

“Agar tanda seru tersebut tidak menyerupai angka 1 kalau memang artinya Bawaslu itu netral. Walaupun itu memang hak mereka untuk melakukan design tetapi ini ada indikasi bahwa tanda seru tersebut menyerupai angka 1,” tegasnya.

Kasno juga mengkritisi soal tone warna yang digunakan dalam unggahan tersebut. Pasalnya warna yang digunakan adalah oren dan kuning.

“Warnanya oren dan kuning itu sudah menyerupai warna parrai pendukung jadi ASN PILIH NETRAL dengan tanda seru ini kami anggap sangat tidak netral. Seharusnya warna lain yang digunakan jangan oren dan kuning yang terindikasi partai pendukung,” ungkapnya. Dia berharap agar Bawaslu Kota Depok tegas dalam hal ini. Sehingga masyarakat melihat kerja Bawaslu Kota Depok memang netral dan tidak memihak.

“Kami berharap Bawaslu benar-benar melakukan satu tugas dan fungsinya sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru