Menikmati Manisnya Tape Ketan Kuningan Daun Jambu

- Penulis Berita

Rabu, 2 Februari 2022 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Indonesia memiliki banyak ragam kue khas berbungkus daun. Ada yang berbungkus daun pisang, berbungkus daun jagung, dan ada pula kue yang berbungkus daun Jambu.

Seperti hal nya kue  tape ketan di Kuningan Jawa Barat yang kemasannya dibungkus  daun jambu. Awalh tape ketan hanya ada buat perayaan hari raya  aja.

Tapi seiring berkembangnya zaman Hidangan tape ketan malah menjadi makanan khas dari Kuningan, dalam sehari beras ketan yang dipakai bisa sampai empat kuintal loh.

Makanya proses cuci beras ketannya menggunakan mesin dan dicuci sebanyak empat kali, terakhir dicuci pakai tangan ya. Nyucinya sambil di  kucek-kucek gitu.

Proses selanjutnya beras ditiriskan kemudian lanjut dikukus paki kayu bakar selama 30 menit, nah sambil nunggu bikin dulu deh  tuh warna alminya yang diambil dari ekstrak daun katuk.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220202/beli-persikota-taggerang-prilly-latuconsina-mengaku-alami-gangguan-mental.html

Jenis daun yang satu ini banyak banget loh manfaatnya apalagi untuk ibu menyusui, terus ekstrak  yan ada langsung dicampur ke beras ketan.

Aduk yang rata ya, nah kemudian beras ketannya dikukus lagi  selama 30 menit, proses campur ragi ini  yang penting nih.

Kuncinya pastiin dulu beras ketannya Udah dingin supaya proses fermentasi bisa berhasil, cari nasi raginya kayak gini nih.

Ditaburin merata terus dibungkus yaitu pakai daun jambu, tenang saja  daun jambu ya sudah dicuci bersih dan dikukus dulu kok jadi amanbuat pengemasan dan dijamin gak bakalan tuh berjamur.

Ngak cuman itu, daun jambu juga  bisa melindungi jantung dari radikal bebas serta penurun tekanan darah dan penurunan kolesterol jahat.

Dan terakhir nih kalau tape ketan sudah dibungkus diamkan dulu selam 3 hari dan jangan dimasukkan ke kulkas, supaya fermentasinya berhasil.

Oh ya tape ketan ini bisa bertahan selama 15 hari loh, dan 2 bulan untuk tape ketan yang dimasukkan ke dalam kulkas.

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program pesantren
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:04 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 12:02 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:56 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terbaru