Atasi Kemacetan Jalan Kartini, Supian Suri Siap Luncurkan Solusi Nyata!

- Penulis Berita

Kamis, 3 Oktober 2024 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Calon Wali Kota Depok nomor urut 2, Supian Suri, mengungkapkan rencana langkah konkret untuk mengatasi kemacetan di Jalan Kartini, Pancoran Mas. Salah satu masalah utama yang diidentifikasi adalah aktivitas keluar masuk penumpang di Stasiun Depok Lama yang berdampak pada kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Menurutnya, solusi harus dimulai dari pemahaman mendalam terhadap akar masalah.

“Kita harus tahu dulu penyebabnya. Salah satunya terkait keluar masuk penumpang dari Stasiun Depok Lama. Selain itu, kendaraan yang digunakan juga mempengaruhi. Ada angkot yang ngetime dan ojol yang menunggu penumpang, ini jadi sumber kemacetan,” katanya, Kamis (03/10/2024).

Supian Suri menegaskan, untuk mengurangi kemacetan, penting untuk menciptakan ruang khusus bagi angkot yang ngetime dan ojek online yang menunggu penumpang. Ia merencanakan pembangunan shelter untuk ojek online serta area atau ruang parkir yang dikhususkan bagi angkot.

“Insya Allah, (kalau saya terpilih), langkah pertama adalah menyiapkan shelter untuk ojek online. Kemudian, kita sediakan ruang parkir bagi angkot yang ngetime, sehingga tidak menghambat arus lalu lintas,” jelasnya.

Langkah-langkah tersebut diyakini dapat mengurangi kemacetan secara signifikan di Jalan Kartini. Dengan menyiapkan area khusus bagi transportasi umum, Supian berharap pengguna jalan dapat bergerak lebih lancar.

Selain itu, Supian Suri juga menyoroti pentingnya melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Ia menyebutkan bahwa U-Turn di depan SPBU Jalan Kartini menjadi salah satu penyebab kemacetan, sehingga perlu dipertimbangkan opsi rekayasa untuk mengalihkan arus kendaraan.

“Kita perlu lihat lagi U-Turn di sana, apakah harus dipindahkan ke Jalan Pemuda atau ada rekayasa lalu lintas yang bisa dilakukan. Yang pasti, fokus kita adalah menyelesaikan kemacetan ini secara tuntas,” ujarnya.

Supian Suri juga menekankan bahwa jika kemacetan ini dibiarkan begitu saja, permasalahan tidak akan pernah terselesaikan. Menurutnya, dua solusi awal yang ia tawarkan, ruang khusus angkot dan shelter ojol, sudah bisa membawa perubahan besar dalam mengurai kemacetan.

“Kalau dibiarkan, masalah ini akan terus berlarut. Namun, dengan dua langkah itu saja, kita sudah bisa melihat perbaikan yang signifikan,” tutupnya.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Ogah Ribet, RW Baktijaya Minta Dana Rp300 Juta Masuk Skema Hibah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:27 WIB

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:37 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:40 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terbaru