Wawalkot Depok Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Pelestarian Ekosistem Sungai Ciliwung

- Penulis Berita

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK – Peringatan Hari Sungai Sedunia 2026 di Kota Depok menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi kondisi kesehatan lingkungan perairan, khususnya Sungai Ciliwung yang masih menghadapi berbagai tantangan polusi.

Urgensi Pelestarian Sungai sebagai Sumber Kehidupan

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menghadiri peringatan Hari Sungai Sedunia yang berlangsung di aliran Sungai Ciliwung, Kota Depok, pada Minggu (27/08/26). Kegiatan ini mengusung tema “No Forest, No Rivers, No Water, No Life” sebagai bentuk pengingat akan ketergantungan peradaban manusia terhadap ketersediaan air bersih dan kelestarian hutan.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kota Depok menegaskan bahwa sungai merupakan infrastruktur alam yang harus dijaga keberlanjutannya guna mendukung kehidupan masyarakat di masa mendatang.

“Ini adalah pesan untuk kita semua. Kita menyadari betapa pentingnya air di dunia ini. Tanpa ada air, tidak akan ada kehidupan. Dan seluruh peradaban besar dunia itu lahirnya di tepi sungai ataupun tepi sekitar sumber air,” ujar Chandra Rahmansyah.

Identifikasi Permasalahan Lingkungan di Sempadan Ciliwung

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan, masih ditemukan sejumlah aktivitas warga yang berpotensi merusak ekosistem sungai. Masalah utama yang ditemukan antara lain adalah aktivitas pembakaran sampah di area bantaran serta keberadaan kandang hewan di pinggir sungai yang tidak sesuai dengan regulasi penataan ruang dan lingkungan.

Temuan ini menjadi catatan bagi otoritas terkait untuk meningkatkan pengawasan. Penanganan masalah limbah dan penataan sempadan sungai dinilai mendesak untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama dalam menghadapi risiko peningkatan volume air saat musim penghujan.

Sinergi Multisektor dan Penguatan Edukasi Akar Rumput

Pemulihan ekosistem Ciliwung dipandang tidak dapat dilakukan secara parsial oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi aktif yang melibatkan akademisi, sektor swasta, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Peran komunitas dianggap vital dalam memberikan edukasi langsung kepada tingkat keluarga dan pelajar.

Upaya edukasi berkelanjutan diharapkan mampu membentuk budaya baru yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi ini ditujukan untuk mewariskan ekosistem perairan yang sehat bagi generasi mendatang melalui langkah-langkah konkret seperti pembersihan rutin dan penghentian pembuangan limbah ke badan sungai.

Berita Terkait

Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Ruang Kelas yang Layak, Fasilitas Sekolah di Jawa Barat Terus Ditingkatkan
Jalan Lumpuh Total, Tumpukan Sampah di TPA Cipayung Dilaporkan Longsor
Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok
Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima
Mau Bantuan Tepat Sasaran? Kelurahan Mekarsari Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Lewat DTSEN
KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital
Pemberangkatan Peserta Pelatihan Kerja Dilakukan Bertahap, Sekitar 160 Orang Telah Dilatih

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:30 WIB

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Mengenal Clippy, Mbahnya Asisten Digital Sebelum Era AI Canggih Datang

Rabu, 30 September 2026 - 14:54 WIB

Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:47 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman

Berita Terbaru

berita

Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:50 WIB