Siaranjabodetabek- LRT Jabodebek memperpanjang masa uji coba perjalanan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung konektivitas penumpang dengan Kereta Cepat Whoosh melalui Stasiun Halim, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada pagi hari.
Dilansir dari Tribunnews Depok, perpanjangan uji coba tersebut merupakan upaya meningkatkan integrasi antarmoda transportasi publik dan memberikan pilihan perjalanan lebih awal bagi pengguna jasa.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kereta pertama yang diberangkatkan dari Stasiun Dukuh Atas BSI dijadwalkan tiba di Stasiun Halim pada pukul 05.54 WIB.
“Kereta awal yang kami berangkatkan dari Stasiun Dukuh Atas itu dijadwalkan tiba di Stasiun Halim pukul 05.54 WIB,” ujar Radhitya.
Perpanjangan masa uji coba ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Selama periode tersebut, pengelola akan mengevaluasi kebutuhan perjalanan masyarakat untuk menentukan pengembangan layanan selanjutnya.
LRT Jabodebek Dukung Perjalanan Pagi Pengguna Whoosh
Jadwal keberangkatan pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI disiapkan untuk membantu penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, LRT Jabodebek diperkirakan tiba di Stasiun Halim pukul 05.54 WIB. Sementara itu, keberangkatan perdana Kereta Cepat Whoosh dijadwalkan pukul 06.25 WIB.
Dengan demikian, tersedia selang waktu sekitar 31 menit antara kedatangan LRT dan keberangkatan pertama Whoosh.
Meski demikian, penumpang tetap perlu memperhitungkan waktu berjalan menuju area keberangkatan, proses pemeriksaan tiket, serta ketentuan perjalanan yang berlaku.
Evaluasi Dilakukan Berdasarkan Kebutuhan Penumpang
Perpanjangan uji coba dilakukan setelah pengelola mencermati tingginya minat masyarakat terhadap layanan perjalanan awal pada September 2026.
Data perjalanan selama masa uji coba lanjutan akan digunakan untuk memetakan kebutuhan pengguna dan mengevaluasi efektivitas jadwal keberangkatan dini hari.
Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan layanan LRT Jabodebek agar sesuai dengan pola mobilitas masyarakat.
Bagi penumpang yang hendak memanfaatkan layanan ini, pengecekan jadwal terbaru sebelum berangkat tetap diperlukan untuk memastikan perjalanan dan perpindahan antarmoda berlangsung sesuai rencana.










