Hafizhjoys “Anarcute” Merantau Tuk Jadi Musisi & Produser Musik

siaranjabodetabek.com – Gitaris sekaligus Vokalis Band Anarcute, Hafizhjoys membagi sedikit kisah merantaunya.

Hal itu bermula dari kecintaannya bermain gitar sejak kecil, saat dia masih tinggal di kampung halamannya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Jadi ceritanya dulu waktu SD, aku dan beberapa temanku main ke studio band bareng, dan lucunya kita semua ga ada yang bisa main alat musik apapun, dengan iseng kita masing masing nunjuk alat yang bakal kita mainin, dan kebetulan disitu saya milih gitar untuk di mainin, disitulah pertama kalinya saya memutuskan untuk belajar gitar dan mendalaminya.

Seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun, saya menikmati semua proses bermusik & memutuskan untuk lebih fokus di musik, karena mungkin itu passion saya,” ucap Hafizhjoys.

Hidup di Kalimantan, hafizhjoys merasa kemampuan dan pengetahuan bermusiknya kurang berkembang.

Dia memutuskan untuk berhenti kuliah dan pergi merantau ke Yogyakarta.

Dengan bermodalkan satu gitar yang dibungkus hardcase dan di dalamnya berisi beberapa baju, hafizhjoys tiba di Kota pelajar Yogyakarta.

Disana Hafizh memutuskan untuk belajar Music Production & Mixing disalah satu sekolah audio yang ada di Yogyakarta.

Dan setelah selesai menempuh pendidikan di sekolah audio tersebut dirinya pun di angkat menjadi salah satu pengajar disana.

 

“Waktu saya menjadi pengajar audio dan bekerja di studio Recording di Yogyakarta. Disitu saya belajar banyak Hal. Ketika Operator studionya berhalangan hadir saya di paksa untuk menggantikannya, saya manfaatkan fasilitas yang ada untuk langsung praktekin ilmu yang selama ini di pelajari,” jelasnya.

Pengalamannya bekerja di studio membuatnya berkenalan dengan beberapa Produser musik & banyak musisi.

Disaat itulah hafizh memantapkan tekadnya untuk menjadi Produser Musik juga.

“Bermain musik itu seru,tapi bisa produksi musik sendiri itu lebih keren,” ucap Hafizhjoys.

Tak hanya cerita bahagia, Hafizh juga menceritakan beberapa kisah perjuangan saat dia menjalani kehidupannya di Yogyakarta yang menurutnya akan selalu di ingat.

“Percaya gak percaya sih, mungkin sedikit lebay juga, tapi inilah yang terjadi waktu itu.

Jadi waktu itu aku nekat ngekos, padahal aku gak kerja dan gak punya penghasilan, sampai untuk makan pun aku bener bener gak bisa.

Tapi aku punya temen yang kerja di kedai mie gitu, dan tiap malem dia pulang bawain aku sisa sisa Kuah dan sayurnya, itu yang kita makan tiap malam bagi dua.

Kadang makan sehari sekali syukur.

Atau engga, kan tetangga kos ku punya anak, tiap pagi anak nya di titipin ke aku dan di tinggalin satu bungkus roti kecil untuk di kasih ke anaknya, pas tetangga ku pergi, roti yang untuk anaknya itu aku makan, pas tetangga ku tanya, anaknya mau makan rotinya apa engga, aku bilang “Anakmu ga mau makan, jadi daripada dimakan semut, jadi aku makan. Gpp kan? Kataku hehe , dan itu selalu berulang berbulan-bulan.

Sampai akhirnya aku bener bener gak bisa bayar kos dan harus di usir.

Untung waktu itu ada sepupu ku yang kuliah di jogja dan ngekos, akhirnya aku minta izin untuk ikut tinggal bareng dia.

Tiap hari kerjaanku di depan laptop, pegang gitar dan bikin musik, sampai akhirnya ada orang yang datang ke aku untuk minta bikinin musik untuk kebutuhan lomba.

Ya aku bikinin, eh ternyata menang dan dia dapet juara.

Terus dia nanya ke aku, mau terima duitnya atau piagamnya? Dan aku pilih piagamnya..

Semenjak itu aku jadi sedikit lebih percaya diri, “oh ternyata musik yang aku bikin bisa menghasilkan sesuatu ya”, ucapku dalam hati.

Akhirnya Hafizhjoys mulai memfokuskan diri untuk membuat musik untuk kebutuhan Tvc, Iklan dan promosi brand brand, sempet di percaya juga jadi Produser musik untuk salah satu band Pop Punk Yogyakarta yaitu Karna Mereka.

Dia dipercaya untuk mengaransemen musik, sampai proses Masteringnya.

Disela sela kegiatan hafizhjoys menjadi Produser Musik, dia juga direkrut menjadi Gitaris dari band yang kita kenal sekarang adalah “Anarcute” yang berdomisili di Bandung.

Disana hafizhjoys berperan bukan hanya sebagai Vokalis & Gitaris, tapi dia dipercaya penuh oleh rekan rekannya untuk masalah dapur Audionya, mulai dari Aransemen, Recording sampai proses mixing & Mastering.

“Akhirnya aku pindah dari Yogyakarta ke Bandung, karena Domisilinya Anarcute ya di Bandung, biar gak LDRan aja, dan bisa lebih intens ngebandnya,” ucap Hafizhjoys.

Tak hanya itu, hafizhjoys juga aktif membuat konten seputar Hiburan & Edukasi di Kanal Youtubenya.

“Aku tuh sebenernya Lebih suka di panggil Music Producer daripada Mixing Engineer, karena menurutku, ketika kita bisa produksi musik sendiri itu keren, hehe,” ucap hafizhjoys.

Tidak mau di panggil sebagai “Mixing Engineer” dia ingin di kenal sebagai Pembuat musik, atau Produser Musik. Yang sampai sekarang menjadi profesinya di luar kesibukan bermusiknya bersama Anarcute.

 

 

 

 

 

 

News Feed