Mengenal Clippy, Mbahnya Asisten Digital Sebelum Era AI Canggih Datang

- Penulis Berita

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK – Sebelum chatbot pintar dan Artificial Intelligence (AI) generatif ramai dipakai untuk bantu tugas sekolah hingga urusan pekerjaan seperti sekarang, pengguna komputer jadul pasti sudah tak asing dengan karakter penjepit kertas mungil bermata besar bernama Clippy. Karakter ikonik besutan Microsoft ini kerap dianggap sebagai “mbahnya” asisten digital, sekaligus awal dari perjalanan panjang perkembangan teknologi pintar yang kita nikmati hari ini.

Kehadiran Clippy kembali diulas oleh tim Depok Saber Hoaks melalui platform edukasi digitalnya. Unggahan tersebut mengajak publik untuk bernostalgia sembari memahami bagaimana teknologi kecerdasan buatan berevolusi dari masa ke masa.

Melalui ulasannya, tim Depok Saber Hoaks menjelaskan perjalanan panjang asisten digital ini.

“Sobat Depok, sebelum chatbot dan AI generatif hadir, Microsoft sudah memperkenalkan asisten digital lewat Clippy. Meski sederhana, Clippy menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju teknologi asisten yang semakin cerdas. Dari penjepit kertas yang suka bertanya, hingga AI yang kini bisa berdiskusi dan membantu pekerjaan, teknologi terus berkembang,” tulis tim Depok Saber Hoaks dalam unggahannya.

Beda Clippy Dulu dan AI Modern Sekarang

Bagi masyarakat yang sempat mengalaminya, Clippy kerap bikin gemas sekaligus agak jengkel. Pasalnya, Clippy bekerja memakai sistem berbasis aturan statis (rule-based). Sistem ini membuat Clippy hanya merespons pemicu kata kunci tertentu saja. Sebagai contoh, saat pengguna menulis kata “Dear” di awal dokumen, Clippy akan otomatis muncul dan menawari template surat, tanpa benar-benar memahami konteks kalimat yang sedang dibuat. Alhasil, saran yang diberikan sering kali kurang relevan dengan kebutuhan pengguna.

Kondisi tersebut sangat berbeda dengan lompatan teknologi AI modern saat ini. Generasi asisten digital masa kini sudah disokong oleh Large Language Models (LLM) yang tidak lagi terpaku pada aturan kaku. AI zaman sekarang mampu memahami konteks, menangkap instruksi bahasa manusia yang rumit, hingga membantu membuat esai, merangkum data, bahkan menulis kode pemrograman dari nol.

Melalui edukasi nostalgia ini, masyarakat diajak untuk melihat bahwa teknologi canggih yang memudahkan kehidupan saat ini tidak lahir begitu saja, melainkan hasil dari inovasi berkelanjutan yang terus disempurnakan dari era penjepit kertas sederhana hingga asisten digital tanpa batas.

Berita Terkait

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital
Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan
Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Mau Bantuan Tepat Sasaran? Kelurahan Mekarsari Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Lewat DTSEN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:30 WIB

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Pemkot Depok Ajak Warga Gabung KIM: Dari Penangkal Hoaks hingga Promosikan Potensi Kelurahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Perayaan Hari Komedi Nasional di CFD Depok: Sinergi PaSKI dan Pemerintah Kota

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Sekda Depok Tutup Perayaan Milad ke-26 KOOD Berbudaya: Fokus pada Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Wawalkot Depok Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Pelestarian Ekosistem Sungai Ciliwung

Rabu, 30 September 2026 - 12:00 WIB

SMPN 2 Depok Terapkan Metode Belajar 521 untuk Bangun Kebiasaan dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru